berita

Kekurangan Alat Hambat Pembersihan Lumpur di Parigi Moutong

Rabu, 26 Juni 2024 | 09:46 WIB
Foto: WIZ Parigi dan relawan membersihkan lumpur pasca banjir bandang di Desa Sibalago pada Ahad dini hari. Kekurangan alat dan air bersih menjadi kendala utama dalam proses pembersihan tersebut. (Aswadin)

[wpseo_breadcrumb]

Kekurangan Alat Hambat Pembersihan Lumpur di Parigi Moutong


WIZ dan Relawan Fokus pada Pembersihan Masjid


Ssulawesitoday - Minimnya alat dan air bersih menghambat proses pembersihan lumpur pasca banjir bandang di Desa Sibalago, Parigi Moutong.

WIZ Parigi bersama relawan hanya mampu membersihkan satu Masjid dalam sehari, Selasa 25 Juni 2024.

Banjir Bandang Menyebabkan Lumpur Tebal


Banjir bandang Desa Sibalago yang melanda pada Ahad dini hari, 26 Juni 2024, menyebabkan lumpur tebal menutupi lantai Masjid dan rumah-rumah warga.

Ketebalan lumpur mencapai 5 cm, membuat pembersihan menjadi tantangan besar.

Kolaborasi WIZ dan Relawan


WIZ Parigi bersama relawan Wahdah Peduli, TNI-Polri, aparat pemerintah, dan Relawan 94 berkolaborasi untuk membersihkan lumpur.

Namun, keterbatasan alat dan air bersih memperlambat proses pembersihan.

Ketua WIZ cabang Parigi Moutong, Jamorianto, yang ditemui di lokasi bencana Dusun III, Sibalago pada Selasa, 25 Juni 2024, menyatakan, "Untuk pembersihan kami mulakan pada hari ini, sementara Masjid yang menjadi prioritas karena akan digunakan untuk ibadah."

Permintaan Bantuan dari Pemerintah Daerah


Jamorianto menambahkan bahwa pihaknya telah berupaya sebisa mungkin dengan menggunakan alat seadanya, dibantu relawan dan satu unit Alkon.

Masjid yang menjadi target utama telah bersih dan sudah bisa digunakan untuk beribadah.

Namun, WIZ masih membutuhkan lebih banyak bantuan.

"Harapan kami, Pemda Parigi Moutong segera membenahi akses termasuk membantu saudara-saudara kita yang belum tersentuh karena kami dari WIZ sendiri masih kekurangan personil termasuk alat-alat yang digunakan," pungkasnya.

Tags

Terkini