[wpseo_breadcrumb]
Hujan Lebat Picu Banjir di Banggai Laut, Ketinggian Air Capai 75 Cm
Sejumlah Wilayah Terdampak Banjir Akibat Luapan Sungai
Sulawesitoday - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah. Menyebabkan banjir yang menggenangi permukiman warga dengan ketinggian air mencapai 75 cm.
Sekda Kabupaten Banggai Laut, Ruslan Haris Tolani, menyatakan. Tiga kelurahan masih terendam air pada Kamis 4 Juli 2024.
Permukiman Warga Terendam
Ruslan Haris Tolani mengungkapkan, "Ketinggian air mencapai 75 cm. Dan beberapa daerah seperti Desa Lelang, Desa Bentean, dan Desa Tolokibit terisolir. Akibat luapan sungai."
Banjir ini disebabkan oleh hujan berintensitas tinggi. Yang membuat debit air sungai meningkat dan meluap hingga menggenangi rumah warga.
Upaya Penanganan Banjir
Meski anggaran daerah untuk mengatasi banjir tidak mencukupi. Karena luasnya wilayah yang terdampak.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Ma'mun Amir, dijadwalkan akan mengunjungi lokasi banjir besok. Untuk memberikan bantuan.
"Kami berharap bantuan tidak hanya dari Pemerintah Provinsi saja. Tetapi juga dari pemerintah pusat," ujar Ruslan Haris Tolani.
Sementara itu, pengungsian sementara diadakan di kantor DPU desa dan Kantor Perpustakaan Daerah.
Daerah yang Terdampak
Ada beberapa wilayah terkena banjir. Meliputi Desa Tolokibit, Desa Bentean, Desa Badumpayan. Desa Adean, Desa Mominit, Desa Kokini, Desa Lelang. Desa Lambako, Desa Pasir Putih, Desa Bone Baru. Desa Paisumosoni, serta Kelurahan Lompio, Tanobonununga, dan Dodung.
Banjir juga melanda empat kecamatan. Yaitu Kecamatan Banggai Selatan, Kecamatan Banggai Tengah, Kecamatan Banggai, dan Kecamatan Banggai Utara.
Antisipasi dan Waspada
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah bersiaga di sejumlah lokasi terdampak. Untuk mengantisipasi banjir.
Sebelumnya, pada 13 Juni 2024, Banggai juga dilanda banjir. Yang menyebabkan 17 KK dari 165 KK terdampak harus mengungsi.
Berdasarkan peringatan dini BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Mutiara Sis-Al Jufri. Wilayah Palu dan sekitarnya masih berpotensi dilanda hujan. Sehingga masyarakat diimbau tetap waspada.