Sulawesitoday - Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Jalan Abubakar Lambogo, Makassar, pada Senin, 19 Agustus 2024, sekitar pukul 11.55 WITA.
Kebakaran yang dipicu oleh ledakan kompor ini menghanguskan 14 rumah dan berdampak pada 27 kepala keluarga (KK) dengan total 126 jiwa.
Kejadian bermula dari ledakan kompor yang terjadi di rumah salah satu warga bernama Dahlan Dg Kilo. Saat itu, Dahlan sedang memasak di dapur dan meninggalkan rumahnya sebentar. Tak berselang lama, api dengan cepat membesar dan melahap rumahnya. Api kemudian menyebar dengan cepat ke rumah-rumah sekitar mengingat sebagian besar rumah di wilayah tersebut masih terbuat dari kayu atau semi permanen.
"Beberapa menit kemudian, api sudah membesar di dalam rumahnya. Tetangganya langsung berteriak kebakaran," ungkap seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya.
Dalam waktu lima menit, api telah menyebar ke rumah-rumah di sekitarnya. Berdasarkan laporan, kebakaran ini menyebabkan 14 rumah hangus terbakar, dan 13 di antaranya ludes dilahap api. Selain itu, 6 rumah lainnya terdampak meski tidak terbakar sepenuhnya. Akibat kejadian ini, 27 KK dengan total 126 jiwa terdampak.
Netizen dengan akun Instagram @rifaldipratama.id mengonfirmasi bahwa "13 rumah ludes, 6 terdampak, 27 KK, 126 jiwa terdampak."
Kebakaran ini terjadi di area pemukiman yang sangat padat penduduk, sehingga akses untuk kendaraan pemadam kebakaran menjadi terhambat.
Kondisi jalan yang sempit dan banyaknya kendaraan yang terparkir sembarangan mengakibatkan kesulitan bagi petugas pemadam untuk segera mencapai lokasi.
"Harus ada sosialisasi ke kita semua masyarakat saat ada emergency... mohon akses jalanan entah untuk mobil pemadam atau ambulans... tolong di-clear biar bisa lancar dan cepat sampai lokasi tujuan, karena setiap detik itu berharga. Apa lagi lawan api begini. Terhalang semenit saja makin banyak yang terbakar," ungkap seorang pengguna Instagram @captain_teeemooo.
Hingga berita ini ditulis, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran dan menghitung total kerugian yang dialami para korban. Pemerintah setempat juga diharapkan segera memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.