Sulawesitoday - Insiden yang Viral di Medsos diduga ancaman oleh bodyguard Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah terjadi di Polres Metro Jakarta Selatan. Kejadian ini berlangsung saat mereka menyambangi kantor polisi baru-baru ini. Bodyguard tersebut dikabarkan mengeluarkan pernyataan ancaman terhadap wartawan yang hadir.
Saat insiden berlangsung, bodyguard itu meminta agar wajahnya tidak disorot kamera media. Ia diduga mengeluarkan ancaman terkait kemungkinan munculnya dirinya di televisi. "Kalau saya muncul di TV, nanti saya culik satu orang," ucapnya dengan nada mengancam.
Peristiwa ini terjadi ketika Atta dan Aurel terlihat berjalan keluar dari Polres Metro Jakarta Selatan. Situasi saat itu tampak tenang meski ada beberapa media yang meliput. Namun, pernyataan bodyguard itu membuat suasana menjadi tegang.
Setelah ancaman dalam video yang viral itu, Atta Halilintar langsung mengambil tindakan tegas. Ia menyampaikan permintaan maaf secara pribadi atas tindakan yang dilakukan oleh bodyguard-nya. Atta juga memastikan bahwa bodyguard tersebut telah diberhentikan dari tugasnya.
Dalam permintaan maafnya, Atta mengungkapkan bahwa manajemen memberikan peringatan keras kepada bodyguard tersebut. Ia menyesalkan tindakan tersebut dan menyatakan tidak pernah melihat perilaku seperti itu sebelumnya. "Sekali lagi mohon maaf lahir batin," tulis Atta di kolom komentar pada akun media sosial.
Tindakan tegas Atta diambil setelah melihat respons publik atas video viral tersebut. Meskipun bodyguard tersebut telah meminta maaf, Atta merasa perlu bertanggung jawab atas perilaku anak buahnya. Keputusan untuk merumahkan bodyguard itu dinilai sebagai langkah bijak.
Peristiwa ini menuai banyak perhatian di media sosial, dengan berbagai reaksi dari netizen. Sebagian besar netizen memuji sikap Atta yang cepat dalam menanggapi insiden tersebut. Namun, beberapa lainnya mengkritik tindakan bodyguard yang dianggap tidak profesional.
Kasus ini mencuat pada Kamis, 5 September 2024, saat banyak media meliput kejadian di Polres Jakarta Selatan. Wartawan yang hadir merasa terancam oleh pernyataan bodyguard tersebut. Tidak ada kekerasan fisik, namun ancaman verbal tetap menjadi sorotan.
Meski situasi telah terkendali, dampak dari peristiwa ini masih terasa hingga saat ini. Publik menunggu perkembangan lebih lanjut dari kasus ini. Atta dan Aurel belum memberikan pernyataan tambahan terkait langkah berikutnya.