berita

Kasus Order Fiktif Kue Dandim Depok Terbongkar Polisi, Pelaku Gunakan Modus Bayar di Tempat

Kamis, 5 September 2024 | 19:33 WIB
Kasus penipuan kue di Depok yang melibatkan nama Kolonel Elvino sedang diselidiki polisi. Pelaku diduga menggunakan modus bayar di tempat. #Penipuan #OrderFiktif #Depok #Polisi (Dwi Rahayu Putri)

Sulawesitoday - Kasus penipuan dengan modus "bayar di tempat" menimpa pemilik toko kue di Depok. Pelaku mencatut nama Kolonel Inf Elvino Yudha Kurniawan. Pesanan kue senilai jutaan rupiah diduga fiktif.

Kasus Viral di Medsos ini bermula dari laporan pemilik toko kue di Depok. Mereka merasa tertipu setelah menerima pesanan yang mengatasnamakan Kolonel Elvino. Kue yang dipesan bernilai besar.

Polisi telah menerima laporan dari Kodim Depok pada tanggal 4 September 2024. Laporan menyebutkan adanya pemesanan kue untuk serah terima jabatan Kolonel Elvino. Namun, pihak Kodim membantah memesan kue tersebut.

Kapolres Metro Depok, Kombes Arya Perdana, mengungkapkan bahwa ada dua kue yang dipesan dengan nilai jutaan rupiah. Pihak Kodim mengonfirmasi tidak ada pemesanan dari mereka terkait kue itu.

Baca Juga: Ribut-ribut Silfester: Chico Hakim Hampir Baku Hantam dengan Silfester Matutina di Acara Televisi, Aiman Witjaksono Berusaha Meredakan Ketegangan

“Yang jelas, nomor HP yang bersangkutan sudah kita lacak. Kasus ini masih kita tindak lanjuti,” jelas Kombes Arya Perdana saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Polisi saat ini tengah melacak nomor telepon yang digunakan oleh pelaku. Mereka juga menyelidiki apakah pelaku lebih dari satu, karena ada dua nomor yang digunakan.

Penyelidikan terkait jumlah pelaku sedang berlangsung. Arya menyebut ada kemungkinan pelaku lebih dari satu. Saat ini, salah satu nomor telepon yang digunakan pelaku masih aktif.

"Nomor HP ada satu yang aktif, kemungkinan pelaku lebih dari satu pasti ada," tambah Arya dalam keterangannya pada tanggal 4 September 2024 di Depok.

Baca Juga: Bodyguard Atta Halilintar Diduga Ancam Culik Wartawan, Atta Halilintar Beri Klarifikasi dan Langkah Tegas Usai Insiden di Polres Jakarta Selatan

Pihak kepolisian memastikan bahwa pelaku menggunakan modus bayar di tempat. Pembayaran dilakukan setelah barang diterima, sehingga membuat korban percaya dan terus memesan.

Arya menjelaskan bahwa pelaku memanfaatkan kepercayaan korban untuk memesan lebih banyak barang. Hal ini membuat korban terus menambah pesanan, tanpa curiga adanya penipuan.

Polisi berjanji akan terus menyelidiki kasus ini sampai pelaku berhasil ditangkap. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap modus penipuan serupa.

Tags

Terkini