Sulawesitoday - Seorang pengendara motor di Serang viral karena diduga melakukan aksi eksibisionis pada Minggu (08/09/2024). Pelaku yang mengendarai sepeda motor merk Scoopy menunjukkan alat vitalnya di jalan Kopo.
Aksi dalam video yang viral tersebut dilaporkan oleh seorang korban yang turut membagikan kejadian di media sosial.
Pelaku menggunakan sepeda motor matic berplat nomor A 4805 IB saat kejadian berlangsung. Korban melaporkan bahwa pelaku mendekati dirinya dengan modus memepet. Setelah itu, pelaku memamerkan alat vital hingga mengeluarkan cairan pada pakaian korban.
Unggahan video kejadian tersebut langsung Viral di Medsos, khususnya di Instagram. Akun netizenserang_official menjadi salah satu yang membagikan video tersebut dengan keterangan dari korban. "Bantu viralin guys, kejadian di Nanggung/Nangela," tulisnya dalam keterangan.
Komentar dari warganet pun membanjiri unggahan tersebut, banyak yang mengecam tindakan pelaku. "Harus ditangkap ini, klo ga bakalan ada korban pemerkosaan ke depannya," tulis salah satu pengguna Instagram. Warga sekitar berharap aparat segera bertindak untuk mencegah kejadian serupa.
Beberapa pengguna media sosial menduga pelaku mengidap kelainan tertentu. Mereka juga menyoroti bahwa pelaku dengan sengaja menyembunyikan wajah dan nomor plat kendaraan. "Yang ditampakkan alat kelamin, dua yang disembunyikan wajah dan plat nomor," tulis salah satu komentar lainnya.
Aparat keamanan di Serang telah dihubungi terkait insiden ini dan diminta untuk segera mengusut kasus tersebut. Masyarakat mendesak agar pelaku segera diamankan sebelum melakukan aksi serupa. Tindakan seperti ini dinilai sangat meresahkan dan membahayakan warga, terutama perempuan.
Insiden ini menambah panjang daftar kasus eksibisionisme di jalan raya yang meresahkan masyarakat. Tindakan semacam ini dianggap berpotensi menimbulkan kekhawatiran terhadap tindak kriminal lainnya. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai identitas pelaku.
Warga diharapkan tetap waspada dan melaporkan kejadian serupa agar tidak ada korban lainnya. Masyarakat berharap pihak berwenang bertindak cepat dalam menindaklanjuti kasus ini. Aksi eksibisionis yang dilakukan di tempat umum seperti ini tidak dapat ditoleransi.