berita

270 Mahasiswa Praktek Belajar Lapangan Universitas Tadulako Lakukan Kegiatan di Parigi Moutong, Diterjunkan ke Empat Kecamatan Observasi Kesehatan

Selasa, 10 September 2024 | 18:31 WIB
Sebanyak 270 mahasiswa Universitas Tadulako melakukan praktek belajar lapangan di Parigi Moutong, memfokuskan pada pengamatan dan interaksi dengan masyarakat. #PBL #UniversitasTadulako (Dwi Rahayu Putri)

Sulawesitoday - Sebanyak 270 mahasiswa Universitas Tadulako akan menjalankan Praktek Belajar Lapangan di Parigi Moutong pada Oktober 2024 untuk mendukung sektor kesehatan.

Sebanyak 270 mahasiswa dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako diterima oleh Sekretaris Daerah Parigi Moutong.

Mereka akan ditempatkan di empat kecamatan, yaitu Parigi Barat, Parigi Utara, Ampibabo, dan Siniu untuk menjalankan praktek tersebut.

Sekretaris Daerah Parigi Moutong, Zulfinasran, menyambut kedatangan mahasiswa dalam acara penerimaan pada 10 Oktober 2024.

Menurut Zulfinasran, kegiatan ini adalah bagian dari kurikulum penting bagi mahasiswa kesehatan masyarakat Universitas Tadulako.

Ia menjelaskan bahwa mahasiswa akan memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar langsung dari masyarakat pedesaan.

Baca Juga: Komisioner KPU Parigi Moutong Iskandar Mardani Umumkan Penetapan Cakada dan Pencabutan Nomor Urut 23 September 2024

"Lebih dari sekadar teori, pengalaman ini akan memperkaya perspektif mahasiswa dalam menghadapi isu-isu kesehatan," ujarnya.

Ia menambahkan, pengalaman ini penting untuk mengasah keterampilan praktis yang sangat dibutuhkan di dunia profesional.

Menurut Herman, S.KM, Ketua Panitia PBL, setiap kelompok mahasiswa akan menjalankan tugasnya di desa-desa dalam kecamatan tersebut.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membantu stakeholder kesehatan, seperti puskesmas dan dinas kesehatan setempat.

Zulfinasran juga menekankan bahwa praktek ini tidak hanya mencari pengetahuan, tetapi menggali nilai-nilai yang lebih mendalam.

Setiap langkah yang diambil mahasiswa akan membantu mereka memahami kompleksitas isu kesehatan masyarakat, lanjutnya.

"Kegiatan ini akan membantu mahasiswa untuk terjun langsung dan memahami masalah kesehatan di masyarakat pedesaan," tambah Zulfinasran.

Halaman:

Tags

Terkini