berita

Ledakan Dahsyat dan Api Berkobar Hebat di Pabrik Oli dan Ban di Tangerang Selatan, Pemadam Sulit Kendalikan Kebakaran

Selasa, 17 September 2024 | 14:27 WIB
Ledakan dan api yang menyala di pabrik oli dan ban Tangerang Selatan menyebabkan gedung roboh, api sulit dipadamkan selama sembilan jam. #KebakaranTangerang #Ledakan (Amirullah)

Sulawesitoday - Kebakaran besar disertai ledakan mengguncang sebuah pabrik oli dan ban di kawasan Taman Tekno BSD, Tangerang Selatan pada Selasa, 17 September 2024. Kebakaran yang berlangsung sejak dini hari itu menyebabkan gedung pabrik roboh dan membuat api sulit dipadamkan hingga sembilan jam.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Tangerang Selatan telah berjuang selama sembilan jam untuk memadamkan api yang melahap pabrik oli dan ban di kawasan Taman Tekno BSD.

Kebakaran yang terjadi pada pukul 02.30 WIB itu disebabkan oleh bahan mudah terbakar, seperti oli dan ban, yang menjadi tantangan utama bagi petugas damkar.

"Kebakaran ini sulit dipadamkan karena objek yang terbakar adalah oli dan ban. Sumber api juga tertutup oleh reruntuhan bangunan yang roboh," ujar Kepala Dinas Damkarmat Tangerang Selatan, Ahmad Dohiri.

Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dan puluhan petugas dikerahkan untuk mengatasi kebakaran tersebut. Meskipun sumber air cukup aman, proses pemadaman tetap sulit karena api berada di bawah reruntuhan bangunan.

Baca Juga: Detik-detik Ledakan Besar Terdengar dari Pabrik Popok PT Javas Langgeng yang Terbakar di Krian Sidoarjo, 15 Unit Mobil Pemadam Dikerahkan

"Api sulit dijinakkan karena tertimpa bangunan yang runtuh. Sumber apinya tertutup," tambah Ilham, Danru Penyelamatan Damkarmat Tangerang Selatan.

Asap tebal yang dihasilkan dari pembakaran oli dan ban semakin memperburuk situasi. "Asap hitam pekat membuat pandangan terbatas dan menambah kesulitan dalam proses pemadaman," imbuh Ilham.

Hingga pukul 11.30 WIB, api masih menyala di beberapa titik, meskipun petugas sudah berupaya maksimal sejak dini hari. Petugas damkar kesulitan menjangkau sumber api yang tertutup reruntuhan.

Bangunan pabrik tersebut mengalami kerusakan berat, dengan tembok yang runtuh akibat ledakan yang disertai kobaran api. "Gedung roboh karena ledakan, dan api menyebar dengan cepat," jelas Ahmad Dohiri.

Meskipun kebakaran ini berlangsung cukup lama, tidak ada laporan mengenai korban jiwa atau luka-luka akibat insiden tersebut. "Kami memastikan bahwa tidak ada korban dalam kebakaran ini," kata Ilham.

Gudang pabrik yang menyimpan oli dan ban menjadi pusat dari kebakaran ini, dan bahan-bahan tersebut semakin memperbesar kobaran api. Proses pendinginan akan terus dilakukan sampai api benar-benar padam.

Sampai berita ini ditulis, api masih belum sepenuhnya bisa dikendalikan, dan petugas damkar tetap berada di lokasi untuk memastikan kebakaran tidak menyebar lebih jauh.

Halaman:

Tags

Terkini