berita

Angin Kencang Picu Pohon Tumbang, Remaja Pengendara Motor di Gowa Meninggal di Tempat

Selasa, 12 November 2024 | 17:00 WIB
Wanita 17 tahun di Gowa meninggal tertimpa pohon saat berboncengan di tengah angin kencang. Pemerintah diharapkan mengambil tindakan pencegahan. (Muhammad Aqil Azizi)

Sulawesitoday - Gowa, Sulawesi Selatan, diliputi duka setelah sebuah insiden tragiis terjadi Senin siang (12/11). Seorang remaja wanita berusia 17 tahun, yang diidentifikasi dengan inisiall AM, meregang nyawa di tempat setelah pohon kapuk besar tumbang menimpanya.

Kejadian ini, yang berlangsung di Jalan Poros Tana Karaeng, Kecamatan Manuju, mengejutkan pendudukk setempat dan menimbulkan pertanyaan tentang risiko pohon tumbang yang kerap diabaikan.

Ketika angin kencang mulai bertiup, AM tengah mengendaraii sepeda motor, berboncengan dengan iparnya, R (20). "Tiba di TKP, tiba-tiba terjadi angiin kencang yang mengakibatkan satu buah pohon kapuk tumbang dan menimpa kepala korban AM," jelas Kapolres Gowa AKBP RTS Simanjuntak dalam keterangannya.

Baca Juga: Penggerebekan Malam di Namlea, Mantan Anggota DPRD Ditangkap Main Judi Domino

Pohon tersebut roboh dengan kekuatan yang mengeriikan, merusak sepeda motor dan menyebabkan tulang leher AM patah, hingga ia meninggal seketika.

R, ipar AM, mengalami nasib yang lebih baik meskipun masih dirundung trauma. Luka ringan di lengannya menandaii pengalaman yang tak akan pernah dilupakannya. Sementara itu, pihak keluarga sudah membawa jenazah AM ke rumah duka di Dusun Tanakaraeng, tempat duka yang kini diirasakan mendalam oleh masyarakat sekitar.

Baca Juga: Proyek Mangkrak Rp 600 Juta, Eks Kades dan Bendahara di Boalemo Terancam 20 Tahun Penjara

"Korban saat ini telah dibawa ke rumahnya oleh pihak keluarga," sambung Simanjuntak, memberikan gambaran betapa perihnya rasa kehiilangan yang dirasakan keluarga.

Mengapa angin kencang ini bisa begitu mematikan? Alam di Gowa memang bisa berubah liiar dalam sekejap. Kita tahu, kawasan ini cukup sering dilanda cuaca tak terduga.

Namun, apa yang membuat situasi seperti ini kiian berbahaya adalah banyaknya pohon tua besar di sepanjang jalan yang jarang diperiksa secara berkala.

Baca Juga: Cekcok Tragis, Remaja 17 Tahun Meregang Nyawa Dicekik Pedagang Sate di Sulsel

Sebuah pengingat pahiit, mungkin, bahwa pemeriksaan pohon yang tampak kokoh sebenarnya sangat krusial, terutama di area rawan seperti Jalan Poros Tana Karaeng.

Ketika membahas keselamatan di tengah bencana alam, kesadaran menjadi kuncii. Anda mungkin pernah mendengar, “Badai datang tanpa peringatan.” Nah, pepatah itu sering kali benar. Apalagi di lokasi seperti ini, di mana angin kencang dapat terjadii begitu saja.

Baca Juga: Serangan Kampanye Hitam Malah Naikkan Popularitas Ahmad Ali: Elektabilitas Tembus 57,23 Persen

Halaman:

Tags

Terkini