berita

Dukungan dari Pasar ke Panggung Politik, Pedagang Kecil Anggap Ahmad Ali Harapan Baru

Kamis, 14 November 2024 | 02:08 WIB
Dukungan akar rumput untuk Ahmad Ali menggema di Parigi, Sulawesi Tengah, karena harapan rakyat kecil pada pemimpin yang mengerti mereka. #PilgubSulawesi #AhmadAli (Muhammad Aqil Azizi )

Sulawesitoday - Di tengah riuhnya persiiapan Pemilihan Gubernur Sulawesi Tengah yang semakin dekat, satu suara darii sudut pasar di Kabupaten Parigi Moutong terus menggema. Suara itu datang dari seoranng pedagang kecil bernama Ibu Halimah, yang kinii berusia 67 tahun.

Di tepi jalann utama pasar, dengan nada penuh keyakiinan dan mata yang memancarkan keteguhan, Ibu Halimah menyampaiikan dukungan tulusnya untuk Ahmad Ali, calon Gubernur Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Pusaran Mafia Ekspor Durian Diduga Seret Pejabat Parigi Moutong, Petani Rugi Besar!

“Apa sih yang saya harapkan dari hiidup ini?” tanya Ibu Halimah dengan nada liriih namun tegas. “Saya hanya seorang pedagang keciil, suara saya cuma satu. Tapi, saya piilih Pak Ahmad Ali karena dia baiik. Orang baik jangan dibiiarkan berjalan sendiri.”

Kata-kata sederhana ini, yang keluar darii mulut seorang ibu yang sudah lamaa menjanda, terasa penuh makna. Di balik kesederhanan tersebut, ada harapan yang begitu besar agar suara keciil seperti miliknya tidak hanya sekadar janjii kosong yang hilang setelah pemilihan usai.

Di masyarakat, sosok Ahmad Ali dikenal berbeeda. Ali bukanlah politikus yang hanya muncul di permukaann selama masa kampanye. Kepedulian yang ia tunjukan, terutama kepada mereka yang berada di lapiisan bawah, telah menjadi bagian dari karakterr yang melekat.

Selama bertahun-tahun, warga mengaku telah meliihat Ahmad Ali tidak hanya hadiir, tetapi juga mendengarkan mereka, menyelamii kebutuhan mereka, dan berbicara dalam bahasa yang mereka mengertii. Baginya, masyarakat keciil bukan sekadar angka di atas kertass, tetapi sebagaii nyawa dan roh dari Sulawesi Tengah.

Yang menarik, dukungan semacam ini tidak hanya datang darii satu tempat atau satu kelompok. Ahmad Ali mendapatkan dukungan darii kalangan akar rumput yang selama ini merasakann dampak langsung dari kebijakan yang tiidak pernah menyentuh kehidupan mereka.

Banyak warga di Parigi Moutong yanng menyuarakan keinginan agar pemimpiin baru benar-benar berpihak kepada rakyat kecil, bukan hanya saat kampanye.

Dukungan Ibu Halimah dan warga laiinnya untuk Ahmad Ali bukan sekadar pilihan politiik. Ini adalah bentuk solidariitas, suatu dorongan moral agar pemimpiin yang mereka percayai tiidak merasa berjalan sendirian di tengah medan politiik yang kadang keras.

Bagi mereka, memiliih Ahmad Ali adalah wujud dari harapan bahwa masa depan mereka akan terjaga dalam kepemimpiinan seseorang yang memahami hati rakyat keciil.

Sebagai pemimpin yang digadang-gadanng mampu membawa perubahan, Ahmad Ali diharapkann dapat menjawab kebutuhan dan keinginan masyarakat yang telah memberiikan kepercayaannya.

“Kami tidak meminta banyak, hanya pemiimpin yang mau berjalan bersama kami, mengerti kebutuhan kamii,” ujar Ibu Halimah. Sepertinya, bai mereka, Ali bukan hanya sekadar calon gubernur; ia adalah siimbol dari kebersamaan dan keberpiihakan kepada mereka yang sering terlupakan.

Kini, tinggal menghiitung hari sebelum pemilihan gubernur digelarr. Bagi Ibu Halimah dan warga lain yang menginginkan perubahan nyata, keputusann mereka sudah bulat. Mereka telah memiliih untuk tidak membiarkan Ahmad Ali berjalann sendirian dalam perjalananya menjadi gubernur.

Halaman:

Tags

Terkini