berita

Fenomena Baru? Makeup Artist di Madura Rias Bayi Saat Tidur, Tuai Kontroversi

Selasa, 26 November 2024 | 19:54 WIB
Bayi diri full makeup untuk memotret viral di TikTok. Dokter kritik risiko kulit sensitif, netizen memperdebatkan tren versus keamanan. (Amirulah)

Sulawesitoday - Baru-baru ini, sebuah video yang diunggah oleh akun TikTok @tia_make.up mendadak viral. Dalam video tersebut, seorang makeup artist (MUA) asal Madura tampak merias wajah seorang bayi yang sedang tertidur. Sang bayi didekorasi dengan riasan lengkap: dari alis hitam legam, bedak tebal, hingga glitter mencolok. "Kalau makeup-in bayi ini kepingin lagi riasin, anteng banget. Hasilnya sangat memuaskan, jadi gemes," tulis sang MUA dalam unggahan tersebut.

Namun, apa yang tampak "menggemaskan" bagi sebagian orang, ternyata menuai kritikan tajam dari netizen dan ahli kesehatan. Banyak yang bertanya-tanya, apakah merias bayi seperti ini diperlukan?

Baca Juga: Pernyataan Prilly Latuconsina Soal Pria Mapan dan Wanita Mandiri Picu Kontroversi di Media Sosial

Kritik Pedas: Sensitivitas Kulit Bayi Jadi Sorotan

Salah satu kritik utama dalam polemik ini adalah Dokter Ayman Alatas. Dalam pernyataannya, ia dengan tegas menyoroti risiko penggunaan makeup pada bayi. “Kenapa harus pakai makeup segitunya? Enggak usah bayi deh, orang dewasa aja bisa iritasi, apalagi kulit bayi yang masih sangat sensitif,” tegasnya.

Pendapat ini bukan tanpa dasar. Kulit bayi memang lebih tipis dan rentan terhadap bahan kimia dibandingkan kulit orang dewasa. Produk riasan yang digunakan, terutama yang tidak dirancang khusus untuk bayi, berpotensi memicu reaksi alergi, iritasi, atau bahkan kerusakan kulit dalam jangka panjang.

Baca Juga: Intrik Politik Jelekkan Diri untuk Elektabilitas di Pilkada Sulawesi Tengah, Hengky Idrus: Bukti Ketidakmampuan dalam Beradu Visi Misi

Apakah Tren Ini Layak Dilanjutkan?

Pertanyaannya sekarang, apakah praktik seperti ini sebaiknya dihentikan? Sebagian besar netizen menganggap fenomena ini sebagai bagian dari tren modern di media sosial, di mana "keindahan" sering kali diprioritaskan melebihi keamanan. "Mau foto bayi yang cantik? Kan bisa pakai baju lucu atau aksesori aman," ujar seorang netizen, seolah mendukung pandangan dokter.

Namun, bagi MUA seperti @tia_make.up, ini mungkin dianggap sebagai ekspresi seni dan bagian dari kreativitas dalam dunia fotografi. Tentu saja, pemahaman tentang batasan—terutama yang berkaitan dengan kesehatan—tetap menjadi prioritas.

Baca Juga: Skema Besar Judi Online Terbongkar: 3455 Rekening dan 5146 Website Dibekukan

Pelajaran dari Polemik Viral Ini

Kisah ini seharusnya menjadi pengingat bagi kita semua, khususnya bagi para orang tua dan pelaku seni. Menjaga keseimbangan antara estetika dan keamanan sangat penting, terutama saat membahayakan bayi. Jika ingin menciptakan kenangan manis melalui foto, mengapa tidak mencoba cara-cara yang lebih aman seperti menggunakan kostum tematik atau latar unik?

Fenomena ini juga membuka diskusi penting: sejauh mana kita harus mengikuti tren, terutama yang berpotensi merugikan?

Tags

Terkini