berita

LPKA Palu Rayakan Natal 2024, Wujudkan Pembinaan Humanis dan Inspiratif

Kamis, 26 Desember 2024 | 13:49 WIB
Perayaan Natal di LPKA Palu wujudkan pembinaan holistik anak binaan. Kemenkumham siapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Sulawesitoday - Dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045, peran Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menjadi semakin krusial. Tak hanya berfokus pada aspek hukum, kementerian ini juga melibatkan diri secara aktif dalam pembinaan sosial, sebagaimana tercermin dalam perayaan Natal 2024 di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu.

Acara tersebut, yang dihadiri langsung oleh Hermansyah Siregar, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Tengah, menjadi bukti nyata dari sinergi pemerintah dalam membangun generasi yang lebih baik.

"Natal adalah momen berbagi kasih dan harapan. Kami ingin memastikan bahwa anak-anak di sini merasa diperhatikan dan tetap memiliki harapan untuk masa depan yang lebih baik," ujar Mohammad Kafi, Kepala LPKA Palu.

Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen pemerintah untuk tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga merawat moralitas dan semangat generasi muda.

Dalam suasana penuh khidmat, anak-anak binaan LPKA mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari doa bersama hingga pemberian motivasi. Kakanwil Hermansyah Siregar, dalam sambutannya, memberikan pesan mendalam tentang cinta kasih dan pengampunan.

Baca Juga: Drama Hoax Serangan Siber BRI: Klarifikasi Pakar dan Respons Netizen

"Kalian tidak sendiri. Kami di sini untuk mendukung kalian dalam perjalanan ini. Jadikan setiap tantangan sebagai pelajaran, dan yakini bahwa masa depan yang cerah bisa diraih melalui usaha dan perubahan positif," tegas Hermansyah.

Acara ini tidak hanya menjadi momen perayaan tetapi juga bagian dari strategi pembinaan holistik yang diterapkan di LPKA. Melalui kegiatan keagamaan, anak binaan diajak untuk memperkuat sisi spiritual mereka.

Strategi ini sejalan dengan visi Kemenkumham untuk menciptakan lingkungan pembinaan yang humanis dan mendukung pemulihan sosial. Mohammad Kafi berharap agar momen seperti ini dapat menjadi motivasi berkelanjutan bagi anak-anak untuk terus belajar dan berkembang.

Salah satu anak binaan, yang dikenal dengan inisial RB, mengungkapkan rasa syukurnya.

"Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah peduli dan mendukung kami. Acara ini membuat kami merasa tidak sendirian dan memberi harapan untuk masa depan yang lebih baik," katanya penuh semangat.

Momentum ini memperlihatkan bagaimana program pembinaan di LPKA bisa menjadi pilar penting dalam mempersiapkan generasi muda.

Dengan dukungan penuh dari Kemenkumham Sulawesi Tengah, agenda seperti ini membawa harapan baru bagi anak-anak binaan untuk kembali ke masyarakat sebagai individu yang lebih baik.

Dalam skala lebih besar, upaya ini menunjukkan bagaimana lembaga hukum dapat menjadi instrumen pembangunan nasional.

Halaman:

Terkini