Sulawesitoday - Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar di Jalan Anggrek Raya Nomor 2, Kecamatan Panakkukang, dilalap api pada Sabtu dini hari, 11 Januari 2025. Kebakaran ini menghanguskan tiga ruangan penting, yakni ruangan keuangan, ruangan perencanaan, dan aula.
Kebakaran ini terjadi di tengah dinamika internal yang melibatkan perubahan kepemimpinan yang kerap berganti. Dalam sebulan terakhir, posisi Kepala Dinas Pendidikan Makassar telah diisi oleh tiga orang berbeda.
Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, menegaskan pentingnya pengusutan tuntas kasus ini. “Saya minta aparat kepolisian untuk menyelidiki kejadian ini dengan serius. Kita tidak ingin ada yang disembunyikan,” katanya dalam pernyataan kepada media.
Pergantian Kepemimpinan di Tengah Tragedi
Sebelum insiden ini, posisi Kepala Dinas Pendidikan Makassar sempat dijabat oleh Muhyiddin. Namun, ia dicopot karena dugaan pelanggaran. Setelah itu, Danny menunjuk M Guntur sebagai Pejabat Sementara (Pjs) pada 30 Desember 2024. Masa tugas Guntur pun hanya berlangsung selama satu pekan hingga 7 Januari 2025.
Baca Juga: Walikota Danny Pomanto Tegas Soal Kebakaran Kantor Disdik Makassar: Polisi Harus Segera Bertindak
Kini, jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan diemban oleh Nielma Palamba, yang juga Kepala Dinas Ketenagakerjaan Makassar. Danny menjelaskan bahwa pengalaman Nielma sebelumnya di Dinas Pendidikan menjadi alasan utama penunjukannya. “Ibu Nielma punya pengalaman memimpin di sana dan tahu apa saja yang perlu dibenahi,” ungkapnya.
Langkah Selanjutnya
Masyarakat mempertanyakan apakah pergantian yang begitu cepat ini berdampak pada stabilitas internal. Selain itu, dokumen penting yang berada di ruangan keuangan dan perencanaan kini menjadi perhatian utama.
Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab kebakaran. Belum ada laporan resmi terkait dugaan sabotase atau kelalaian. Sementara itu, aktivitas administrasi di kantor tersebut sementara waktu dialihkan.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya mitigasi risiko kebakaran di gedung-gedung pemerintahan. Bagi warga, ini juga jadi momen untuk menuntut transparansi dari pemerintah daerah. Bagaimana dengan Anda? Apakah sudah merasa aman dengan pengelolaan dokumen di kantor pemerintahan kita?
Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday.
Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.