BPBD Sulteng: Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Banggai Laut

waktu baca 2 menit
Foto: Banjir melanda tiga kecamatan di Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah, akibat hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut selama dua hari terakhir. Banjir yang terjadi pada Kamis, 13 Juni 2024, pukul 05.00 WITA, merendam permukiman warga dengan ketinggian air mencapai 50-80 sentimeter, berdampak pada empat desa di Kecamatan Banggai dan masing-masing satu desa di Kecamatan Banggai Selatan serta Banggai Tengah. Hingga kini, BPBD Sulteng terus melakukan pendataan dan penanganan di lokasi terdampak, meski tidak ada korban jiwa maupun luka yang dilaporkan. (Muhammad Aqil Azizi)
Home > Berita Pilihan > BPBD Sulteng: Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Banggai Laut

BPBD Sulteng: Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Banggai Laut

Penanganan Cepat di Tengah Hujan Lebat

Tiga kecamatan di Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah, dilanda banjir akibat hujan berintensitas tinggi yang terjadi selama dua hari berturut-turut.

Banjir mulai merendam permukiman warga pada Kamis, 13 Juni 2024, pukul 05.00 WITA, dengan ketinggian air mencapai 50-80 sentimeter.

Desa-Desa yang Terendam

Kepala Pelaksana BPBD Sulteng Akris Fattah Yunus menyebutkan bahwa banjir ini melanda Kecamatan Banggai, Kecamatan Banggai Selatan, dan Kecamatan Banggai Tengah. Di Kecamatan Banggai, empat desa terdampak banjir, sementara di Kecamatan Banggai Selatan dan Banggai Tengah masing-masing satu desa terdampak. Saat ini, BPBD Sulteng baru melakukan pendataan di Kecamatan Banggai, di mana 20 KK telah terdata terdampak banjir.

Akris Fattah Yunus mengatakan, “Intensitas curah hujan tinggi mengakibatkan peningkatan debit air dengan ketinggian 50-80 sentimeter sehingga berdampak ke permukiman warga.”

Situasi Terkini dan Langkah-Langkah BPBD

Meskipun intensitas hujan telah berkurang menjadi sedang, hujan masih berlangsung di tiga kecamatan tersebut, menyebabkan banjir masih merendam sejumlah rumah warga. BPBD Sulteng saat ini sedang melakukan asesmen di lokasi untuk memahami dampak lebih lanjut dari banjir.

Akris Fattah Yunus menambahkan, “Hujan masih berlangsung dengan intensitas sedang, air masih menggenangi area permukiman.”

Upaya Penanganan dan Keselamatan Warga

Sejauh ini, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka akibat banjir tersebut. BPBD Sulteng terus melakukan pendataan dan penanganan darurat di lokasi yang terdampak untuk membantu warga yang terkena dampak banjir.

Dengan penanganan cepat dan koordinasi yang baik, diharapkan situasi ini dapat segera teratasi dan masyarakat dapat kembali beraktivitas normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *