• Kamis, 4 Juni 2026

Viral Bukan Sabu, Dua Kilo Kristal Putih di Tolitoli Ternyata Gula Pasir

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Sabtu, 21 Juni 2025 | 15:07 WIB
Gara-gara gula pasir disangka sabu, dua pria di Tolitoli sempat diamankan. Insiden salah tangkap ini viral, untungnya berakhir dengan permintaan maaf polisi.
Gara-gara gula pasir disangka sabu, dua pria di Tolitoli sempat diamankan. Insiden salah tangkap ini viral, untungnya berakhir dengan permintaan maaf polisi.

Sulawesitoday - Dua kilogram serbuk kristal putih itu sempat menghebohkan jagat maya Tolitoli. Video penangkapan dua pria yang dituduh membawa sabu-sabu beredar luas, mencuatkan aneka spekulasi di tengah masyarakat.

Namun, belakangan, kecurigaan itu buyar tak bersisa. Ternyata, barang haram yang digradang-gadang senilai ratusan juta rupiah itu hanyalah gula pasir. Sebuah episode salah tangkap yang menyisakan tawa miris dan menjadi pelajaran berharga.

Ketika Informasi Warga Jadi Pangkal Soal

Kisah ini bergulir pada Selasa sore, 2 Juli 2024, jelang senja memeluk bumi Tolitoli. Sekitar pukul lima petang, sebuah informasi merayap masuk ke telinga Satuan Narkoba Polres Tolitoli.

Kabar angin itu menyebutkan akan ada transaksi sabu dalam jumlah jumbo, sekitar dua kilo, di Jalan Poros Tolitoli-Buol, tepatnya di Dusun Salumpaga, Desa Lingadan, Kecamatan Dako Pemean. Alarm pun berbunyi nyaring di markas polisi.

Tanpa buang waktu, tim Satnarkoba langsung bergerak. Mereka menyebar, membentuk barisan penghadangan di titik yang disebut. Tak lama berselang, dua pria berinisial R (28) dan A (24) melintas dengan sepeda motor, berboncengan.

Gerak-gerik mereka mungkin dianggap mencurigakan, atau mungkin memang kebetulan jadi sasaran pengintaian. Di tangan mereka, tersembul sebuah bungkusan plastik hitam. Wujudnya persis serupa bungkusan narkoba.

Tim pun segera menghentikan laju motor, mengamankan keduanya, dan membawa serta bungkusan yang disinyalir kristal laknat itu ke markas.

Gula, Bukan Sabu: Drama di Lab Forensik Mini

Di Mako Polres Tolitoli, suasana tegang menyelimuti ruang pemeriksaan. Bungkusan hitam dibuka. Serbuk kristal putih itu memang punya rupa yang sangat mirip dengan sabu. Pikirannya, ini tangkapan besar.

Namun, prosedur tetaplah prosedur. Serbuk misterius itu segera diuji dengan narcotest kit. Jarum-jarum jam berdetak pelan, mengiringi harap-harap cemas.

Hasilnya? Nihil. Negatif. Serbuk kristal itu, setelah dipastikan, tidak mengandung zat narkotika sama sekali.

Betapa terkejutnya semua yang hadir. Yang semula disangka biang kerok kejahatan, ternyata hanyalah komoditas dapur. Ya, dua kilogram gula pasir, begitu adanya. Sebuah penemuan yang sekaligus melegakan dan memalukan.

Permohonan Maaf dan Pelajaran Berharga dari Insiden Viral

Halaman:

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini