• Selasa, 21 Juli 2026

Fattah-2 Rudal Anyar Iran, Bisa Hantam Israel Kurang dari 5 menit

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Sabtu, 21 Juni 2025 | 10:59 WIB
Iran klaim rudal Fattah-2 bisa capai Israel kurang dari 5 menit. Ancaman baru yang tantang Iron Dome dan tingkatkan tensi regional.
Iran klaim rudal Fattah-2 bisa capai Israel kurang dari 5 menit. Ancaman baru yang tantang Iron Dome dan tingkatkan tensi regional.

Sulawesitoday - Cuma butuh waktu kurang dari lima menit. Klaim ini datang dari Teheran, menyebut rudal hipersonik anyar mereka, Fattah-2, sanggup melesat menembus pertahanan musuh bebuyutan dari titik tembak di Iran bagian barat.

Sebuah pengumuman yang bukan hanya mendemonstrasikan ambisi teknologi militer, tetapi juga berpotensi mengubah lanskap ketegangan di Timur Tengah.

Garda Revolusi Iran (IRGC) melalui Divisi Dirgantara mereka, baru saja memperkenalkan senjata teranyar ini. Rudal hipersonik Iran generasi kedua ini diklaim punya kecepatan luar biasa, mencapai lebih dari 18.000 kilometer per jam atau setara Mach 15.

Kecepatan super ini, konon, memungkinkan Fattah-2 mencapai wilayah Israel dalam waktu kurang dari lima menit saja jika ditembakkan dari titik terbarat Iran. Sebuah kecepatan yang menyaingi pelari tercepat pun bakal geleng kepala.

Fattah-2 didesain sebagai rudal ofensif, dengan kemampuan manuver yang sulit dijangkau nalar, baik di dalam maupun di luar atmosfer. Kemampuan ini membuatnya seperti hantu di radar, sulit dideteksi oleh sistem pertahanan udara konvensional mana pun, termasuk sistem kebanggaan Israel, Iron Dome.

"Fattah-2 bukan sekadar simbol kemajuan teknologi," ujar seorang pejabat militer Iran. "Ini adalah bagian tak terpisahkan dari strategi pertahanan aktif Iran menghadapi ancaman regional."

Menurut laporan media lokal dan sumber seperti Al Jazeera, Fattah-2 adalah penyempurnaan dari rudal Fattah generasi pertama yang sudah unjuk gigi pada 2023 silam.

Rudal ini diproyeksikan mampu membawa hulu ledak, baik konvensional maupun non-konvensional, dengan akurasi presisi tinggi. Konon, ia memiliki kecerdasan untuk menghindari intersepsi, bahkan oleh sistem pertahanan paling canggih sekalipun.

Meski klaim Iran ini belum mendapatkan konfirmasi independen dari pihak mana pun, para analis pertahanan dunia sudah angkat bicara. Mereka menilai, pengembangan rudal hipersonik semacam Fattah-2 ini adalah babak baru dalam dinamika keamanan regional.

Sebuah perlombaan senjata yang tak terelakkan, di mana setiap negara mencoba mengungguli satu sama lain dalam menciptakan penangkal atau justru senjata pemusnah yang lebih superior.

Baca Juga: Menuju Teluk Persia? Kapal Induk AS Menghilang Dekat Aceh, Bayang-bayang Perang Iran Mengintip

Hingga kini, otoritas Israel masih bungkam, belum ada pernyataan resmi yang keluar dari Tel Aviv terkait peluncuran rudal ini. Namun, para pengamat sudah menduga-duga, pengungkapan Fattah-2 akan memanaskan tensi di kawasan.

Apalagi, konfrontasi tak langsung antara kedua negara memang sedang merayap naik dalam beberapa bulan terakhir. Rudal Fattah-2, si "pelari" baru dari Teheran, patut jadi perhatian utama.

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini