• Kamis, 4 Juni 2026

Mobil yang Dipakai Supriyani Guru Honorer di Konawe Ditembak OTK, Tuntutan Perlindungan Meningkat

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Selasa, 29 Oktober 2024 | 11:53 WIB
Penembakan terhadap mobil guru honorer di Konawe Selatan picu tuntutan perlindungan tenaga pengajar. #PenembakanMobil #GuruHonorer (Dwi Rahayu Putri)
Penembakan terhadap mobil guru honorer di Konawe Selatan picu tuntutan perlindungan tenaga pengajar. #PenembakanMobil #GuruHonorer (Dwi Rahayu Putri)

Sulawesitoday - Kejadian menegangkan terjadi pada Senin (28/10) di Kecamatan Baito, Konawe Selatan, ketika mobil yang kerap digunakan oleh Supriyani, seorang guru honorer yang tengah menghadapi tuduhan penganiayaan, ditembak oleh orang tidak dikenal (OTK). Insiden ini berlangsung di depan SD Negeri 3 Baito, sekitar pukul 14.40 WITA.

Berdasarkan penuturan kuasa hukumnya, Andre Darmawan, mobil tersebut bukanlah kendaraan pribadi Supriyani, melainkan milik Camat Baito, Sudarsono. Namun, sejak beberapa waktu terakhir, mobil dinas itu sering dipakai oleh Supriyani untuk berangkat sidang.

Baca Juga: Smelter Tembaga Terbesar Dunia Ada di Gresik Indonesia, Freeport Penuhi Kebutuhan Global dari China hingga Eropa

"Waktu ditembak bukan Pak Camat yang bawa, ada kepala desa yang bawa," ungkap Andre. Saat insiden itu, kepala desa yang tengah mengemudikan mobil mendengar bunyi tembakan keras.

Dari pengamatannya, pelaku yang mengenakan kaos putih terlihat berlari dari balik semak-semak di pinggir jalan. Kepala desa mencoba mengamati lebih jauh, namun sosok pelaku segera menghilang dari pandangan.

Baca Juga: Kiamat Mulai Terlihat di Ekosistem Laut, Orca Pemburu Hiu Menunjukkan Krisis Perubahan Iklim di Afrika Selatan

Andre mengaku belum bisa memberi komentar lebih lanjut mengenai siapa yang mungkin berada di balik aksi ini atau apa motifnya. “Ini yang lagi kita anu kan bagaimana situasinya, karena agak memanas,” katanya.

Munculnya insiden ini di tengah persidangan Supriyani membuat situasi semakin rumit, memicu keresahan di kalangan pendidik dan masyarakat sekitar yang berharap agar aparat kepolisian segera bertindak.

Baca Juga: Fosil Dinosaurus Ditemukan di Pulau Terpencil Hong Kong, Bukti Penting dari Periode Cretaceous

Supriyani, guru honorer di SD Negeri 4 Baito, sebelumnya dituduh melakukan kekerasan terhadap seorang siswa pada Rabu (24/4). Tuduhan tersebut diajukan ke pengadilan dan kasus ini tengah dalam proses hukum.

Berdasarkan keterangan Jaksa Penuntut Umum Ujang Sutisna, Supriyani diduga memukul seorang siswa di bagian paha dengan gagang sapu ijuk sebagai bentuk tindakan disiplin. Akibatnya, siswa tersebut mengalami memar yang disertai luka lecet.

Baca Juga: Cerita Penemuan Air Terjun Tersembunyi di Papua: Surga Wisata Baru di Walesi dan Napua!

Penyelidikan terkait insiden penembakan mobil ini akan segera dilakukan oleh pihak kepolisian. Foto yang diterima menunjukkan kaca sisi kiri mobil tersebut retak dengan bekas benturan benda keras, yang diduga peluru.

Hingga kini, mobil itu berada di depan kantor Kecamatan Baito menunggu proses pelaporan ke pihak berwenang. Pemerintah kecamatan menganggap ini sebagai aksi serius yang mengancam keselamatan, terutama di lingkungan sekolah dan bagi para tenaga pendidik.

Halaman:

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini