• Kamis, 4 Juni 2026

Misteri Tewasnya Chika di Trans Sulawesi, Bekas Luka di Leher dan Dada Picu Pertanyaan Besar

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Jumat, 15 November 2024 | 19:33 WIB
Kasus tewasnya Chika di Trans Sulawesi dengan luka mencurigakan memicu penyelidikan. Polisi tunggu autopsi untuk mengungkap fakta. (Dwi Rahayu Putri)
Kasus tewasnya Chika di Trans Sulawesi dengan luka mencurigakan memicu penyelidikan. Polisi tunggu autopsi untuk mengungkap fakta. (Dwi Rahayu Putri)

Sulawesitoday - Ketika seorang wanita muda ditemukan tewas di sebuah jurang di Jalan Trans Sulawesi, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, pertanyaan tentang apa yang sebenarnya terjadi mulai bermunculan.

Jenazah korban, Jessica Sollu alias Chika, ditemukan pada Rabu 13 November 2024 siang, dalam kondisi yang memicu kecurigaan mendalam. Hingga kini, penyebab pasti kematiannya belum terungkap, namun luka-luka di tubuhnya memberikan petunjuk yang mengerikan.

Baca Juga: MK Putuskan Pilkada Ulang Jika Kotak Kosong Menang, Komisi II DPR Siapkan Aturan Baru

Menurut Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Didik Supranoto, beberapa bekas luka memar terlihat jelas di tubuh korban, termasuk di leher, dada, bibir, dan kepala.

"Hari Sabtu (16/11) akan dilakukan autopsi," ungkapnya, menambahkan bahwa tim medis dari PKM Mangkutana telah melakukan pemeriksaan awal di tempat kejadian. Penemuan ini jelas meninggalkan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban.

Baca Juga: Kematian Misterius Chika di Sulsel, Polisi Periksa Sopir Travel dan Teman Sekendaraan

Jenazah Chika kini berada di RSUD I Lagaligo Wotu, menunggu proses autopsi. Polisi sendiri masih mendalami kasus ini dengan memeriksa sejumlah saksi, termasuk sopir travel yang disebut-sebut menjadi salah satu orang terakhir yang melihat korban hidup-hidup.

“Keluarga, sopir, dan penumpang lain di dalam mobil sudah dimintai keterangan,” jelas Didik. Meski begitu, hasil pemeriksaan tersebut belum diungkap ke publik.

Baca Juga: Tragis! Guru SMP di Raja Ampat Diserang Siswa di Rumah Dinas Tengah Malam

Dalam kasus seperti ini, kebenaran sering kali terkubur di balik proses yang lambat. Namun, yang perlu ditekankan adalah pentingnya memastikan keadilan untuk korban dan keluarganya.

Luka memar di beberapa bagian tubuh korban mungkin memberikan indikasi tentang apa yang terjadi sebelum kematiannya, tetapi semua itu masih dalam tahap dugaan.

Baca Juga: Rp6,1 Triliun Tekstil Ilegal Terungkap, Sri Mulyani: Bea Cukai Sigap Menindak Ribuan Kasus dalam 10 Bulan Terakhir

Polisi masih harus menjawab pertanyaan mendasar: apakah ini murni kecelakaan atau ada unsur kekerasan yang menyebabkan kematian Chika? Sementara itu, keluarga korban hanya bisa berharap agar semua fakta bisa segera terungkap.

Tewasnya seorang perempuan muda di usia 23 tahun tentu bukan hal yang bisa diterima begitu saja.

Halaman:

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini