• Kamis, 4 Juni 2026

Hoaks dan Fitnah Jelang Pilkada, Tim BERAMAL Serukan Aksi Cepat Polda Sulteng

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Sabtu, 23 November 2024 | 16:53 WIB
Tim BERAMAL desak Polda Sulteng tindak penyebar hoaks demi Pilkada damai. Fitnah ancam kepercayaan publik, serukan langkah hukum tegas!  (Amirulah)
Tim BERAMAL desak Polda Sulteng tindak penyebar hoaks demi Pilkada damai. Fitnah ancam kepercayaan publik, serukan langkah hukum tegas! (Amirulah)

Sulawesitoday - Di tengah suasana jelang Pilkada Sulawesi Tengah yang semakin memanas, Tim BERAMAL (Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri) mendesak Polda Sulteng untuk segera bertindak tegas terhadap penyebar hoaks dan fitnah yang dinilai mencemarkan nama baik pasangan calon ini. Desakan itu muncul setelah tim sukses melaporkan sejumlah akun anonim yang kerap menyebarkan narasi provokatif melalui media sosial.

Hengky, Koordinator Wilayah Pemenangan Kabupaten Parigi Moutong, menjelaskan bahwa isu ini tak hanya mencederai pasangan BERAMAL tetapi juga berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. “Jika dibiarkan, penyebaran hoaks ini bisa mempengaruhi persepsi masyarakat dan mengganggu keamanan menjelang Pilkada,” katanya saat diwawancarai di Kota Palu.

Baca Juga: Hebat atau Berisiko? Ibu Hamil Ini Menyetir 26 KM Demi Hindari Bahaya

Ancaman Kamtibmas Jelang Pilkada

Menurut Hengky, ancaman penyebaran informasi menyesatkan ini bisa meluas menjadi masalah keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Ia menyebut beberapa akun dengan terang-terangan menyebut nama pejabat Polda Sulteng dalam narasi yang provokatif. "Ini bukan lagi sekadar serangan politik, tapi bisa berdampak serius pada stabilitas wilayah," tegasnya.

Tim IT relawan Ahmad Ali menemukan bahwa akun-akun penyebar hoaks tersebut diduga dikelola oleh kelompok terorganisir. Aktivitasnya terdeteksi baik dari dalam maupun luar Palu, dan sebagian besar menggunakan nama anonim untuk menyamarkan identitas mereka.

Baca Juga: Viral di TikTok Anak Broken Home Berjuang Merawat Adik di Tengah Keterbatasan

Panggilan Tindakan Tegas

Tim BERAMAL melalui Ahmad Ali Media Center meminta Kapolda Sulteng memaksimalkan kinerja unit siber untuk mengungkap identitas pelaku. “Kami butuh langkah konkret. Bukan hanya demi pasangan BERAMAL, tapi juga menjaga netralitas dan kredibilitas proses Pilkada,” tambah Hengky.

Ia juga mengapresiasi masyarakat Sulawesi Tengah yang tetap kritis dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi palsu. Namun, ia menegaskan perlunya pencegahan hukum agar situasi tetap kondusif hingga Pilkada usai.

Baca Juga: Heboh Dua Mobil dengan Plat Nomor Identik Isi BBM di SPBU Boyolali, Netizen Curiga Ada Praktik Penimbunan

Pesan untuk Warga dan Aparat

Kepada masyarakat, Hengky menyerukan untuk tidak turut menyebarkan informasi tanpa verifikasi. Sedangkan kepada Polda Sulteng, ia menyatakan keyakinannya bahwa institusi ini mampu menangani kasus tersebut dengan profesional dan adil.

Pilkada bukan sekadar momen memilih pemimpin, tetapi juga ujian bagi semua pihak untuk menjaga integritas demokrasi. Dengan langkah tegas, penyebar hoaks dapat dihentikan, memberi ruang bagi kontestasi yang sehat dan damai.

Halaman:

Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini