• Kamis, 4 Juni 2026

Bongkar Rincian Setoran Rp 160 Juta ke Polisi Labuhanbatu: Tersangka Ini Ungkap Segalanya

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Sabtu, 1 Februari 2025 | 19:11 WIB
Tersangka ungkap rincian setoran Rp 160 juta tiap bulan ke oknum polisi Labuhanbatu, sambil desak intervensi pejabat tinggi untuk keadilan.
Tersangka ungkap rincian setoran Rp 160 juta tiap bulan ke oknum polisi Labuhanbatu, sambil desak intervensi pejabat tinggi untuk keadilan.

Sulawesitoday - Dalam sebuah video yang kini beredar, tersangka yang diduga sebagai bandar narkoba mengungkapkan secara gamblang rincian pembayaran bulanan yang ia lakukan kepada oknum polisi di Labuhanbatu.

Video tersebut menjadi sorotan publik setelah tersangka menyelesaikan sidangnya di Pengadilan Negeri Rantauprapat, sehingga ia merasa sudah cukup berani untuk menyuarakan kebenaran.

“Setiap bulan saya menyetor sekitar Rp 160 juta kepada petugas di Mapolres Labuhanbatu,” ujar tersangka dengan nada yang santai namun penuh kegetiran.

Ia menjelaskan bahwa Rp 80 juta diberikan kepada kasat yang dianggap sebagai ‘ketua kelas’ di lingkungan kepolisian, sementara Rp 20 juta dialokasikan untuk seorang Kanit dan Rp 8 juta untuk timnya.

Pembayaran ini, menurutnya, selalu diserahkan secara langsung kepada seorang petugas berinisial R setiap tanggal 10, menjadikan tanggal tersebut seakan-akan hari yang “spesial” bagi mereka yang terlibat.

Tak hanya itu, tersangka pun dengan tegas meminta intervensi dari pejabat tinggi.

“Bapak Presiden, Kapolri, Kadiv Propam, bahkan DPR RI, tolong periksa saya dengan kasus ini,” serunya dengan nada mendesak, seraya menambahkan bahwa dirinya tak segan untuk diperiksa.

Ironisnya, ia juga mengakui ketiadaan bukti transfer uang karena ia memilih untuk menyerahkan uang tersebut langsung ke tangan “saudara R.”

Kasus ini memunculkan pertanyaan besar: bagaimana sistem internal yang seharusnya menjaga integritas dapat terjerumus dalam praktik-praktik korupsi semacam ini?

Tersangka seolah mengundang kita semua untuk bertanya, “Apakah kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum masih layak dipertahankan?”

Baca Juga: Modus Licik Residivis Penipuan: Mengaku Pejabat Polda Sulteng untuk Minta Uang Transfer

Di balik sindiran dan kegetiran yang tersirat, tersangka ingin agar kasus ini diperiksa secara menyeluruh oleh pihak berwenang.

Ia berharap agar transparansi dan keadilan segera ditegakkan, sehingga sistem yang seharusnya melindungi masyarakat tidak justru menjadi arena bagi oknum-oknum nakal.

Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday

Halaman:

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini