Sulawesitoday - Malam di Sidrap berubah. Kejadian pencurian sensor gempa tsunami di Sidrap membuat masyarakat semakin cemas.
Aksi ini terjadi di Desa Buae. Peralatan vital BMKG menghilang di tengah malam yang sepi.
Sensor gempa tsunami di Sidrap adalah tulang punggung peringatan dini. Tanpa alat ini, kecepatan peringatan BMKG bisa menurun drastis.
Pelaku mencuri peralatan canggih yang mendukung sistem deteksi gempa. Kejadian itu terjadi sekitar pukul 23.00 WITA pada hari Rabu.
Dari pencurian tersebut, 6 unit aki dan 2 unit panel surya hilang. Barang-barang ini sangat penting untuk mengoperasikan sensor gempa tsunami di Sidrap.
BMKG mengingatkan bahwa peralatan ini tidak mudah diganti. Teknologi tinggi dan biaya penggantian yang mahal membuat kerugian semakin terasa.
Wilayah Sulsel sendiri dikenal rawan gempa. Letaknya di jalur patahan aktif Sesar Walanae membuat situasi semakin genting.
Data menunjukkan potensi gempa besar di wilayah ini. Gempa dengan kekuatan hingga M 7,1 pernah terdeteksi di daerah sekitar.
Kejadian dahsyat pada tahun-tahun sebelumnya masih menjadi pelajaran berharga. Gempa M 6,0 pada 1997 dan tsunami di Teluk Mandar pada tahun 1967 membuktikan kerentanan daerah.
Peringatan BMKG menjadi andalan masyarakat dalam menghadapi bencana. Informasi cepat dan akurat adalah kunci keselamatan bersama.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menyayangkan pencurian ini. Ia mengimbau agar masyarakat tidak merusak alat keselamatan bersama.
Daryono pun meminta pemerintah daerah meningkatkan pengamanan. Langkah ini penting untuk menjaga sensor gempa tsunami di Sidrap tetap berfungsi optimal.
Baca Juga: Marak Begal Anting di Makassar, Modus Diculik dan Pemukulan Terhadap Anak Terungkap
Pencurian ini tidak hanya merugikan BMKG. Dampaknya juga mengancam keselamatan warga yang bergantung pada peringatan dini.
Artikel Terkait
THR dan Gaji ke 13 ASN di Sulteng Terjamin Cair Sebelum Ramadan 2025
Administrasi Rumit Hambat Gaji Guru PPPK di Sulteng, Kepala Dinas Tekankan Pentingnya Kerjasama
Ini Cara Mencairkan BPNT Sederhana dan Cepat untuk Penerima Bantuan 2025 di Sulteng
Pencairan Tunjangan Sertifikasi Guru 2025 di Sulteng Dipercepat dengan Direct Transfer, Kini Lebih Terjamin
Marak Begal Anting di Makassar, Modus Diculik dan Pemukulan Terhadap Anak Terungkap