kriminal

Rutan Ini Gegerkan Publik Usai Video Viral Napi Dugem di Sel Tahanan

Kamis, 17 April 2025 | 01:52 WIB
Video viral di Rutan Pekanbaru tunjukkan napi berpesta miras dan narkoba, pemkot bersikap tegas dengan razia dan pembebastugasan pejabat.

Sulawesitoday - Sebuah video yang dengan cepat viral di media sosial membuka lembaran baru kontroversi di lingkungan pemasyarakatan.

Dalam video tersebut, tampak sejumlah narapidana di Rutan Kelas IIB Sialang Bungkuk tampak berpesta dengan gaya 'dugem', lengkap dengan iringan musik keras, penggunaan botol minuman keras, serta alat hisap sabu yang menyerupai bong.

Adegan tersebut semakin memanaskan situasi ketika beberapa tahanan terlihat bebas menggunakan ponsel, menandakan adanya kelalaian pengamanan di dalam sel tahanan.

Informasi mengenai insiden ini segera ditangani secara serius oleh pihak berwenang. Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Riau, Maizar, mengungkapkan bahwa informasi tersebut segera diproses dengan penyelidikan mendalam.

"Kami telah merombak seluruh tata tertib di rutan, melakukan razia gabungan bersama TNI dan Polri demi memastikan tidak terulangnya pelanggaran serupa," ujarnya.

Langkah ini merupakan respons cepat atas sorotan publik yang menilai rendah sistem pengawasan di dalam rutan.

Tak hanya itu, dua pejabat penting di Rutan Pekanbaru turut menjadi sasaran tindakan tegas.

Kepala Rutan, Bastian Manalu, beserta Kepala Kesatuan Pengamanan, Arie Jelfri, secara resmi dibebastugaskan dan akan diperiksa lebih lanjut.

Keputusan pembebastugasan ini dikeluarkan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas insiden yang terjadi, agar sistem pengamanan di lingkungan pemasyarakatan dapat segera direformasi.

Pihak kepolisian dan Ditjen Pemasyarakatan Riau juga mengarahkan agar sebanyak 14 tahanan yang terlibat dalam adegan dugem tersebut menjalani pemeriksaan intensif.

Penyelidikan kini tengah difokuskan pada pengungkapan asal-usul barang-barang terlarang, mulai dari minuman keras, alat hisap sabu, hingga ponsel yang berhasil masuk ke dalam rutan.

Bila ditemukan adanya keterlibatan aparat, sanksi tegas termasuk potensi pemecatan akan dijatuhkan sesuai aturan yang berlaku.

Insiden ini tak hanya mencoreng citra sistem pemasyarakatan, namun juga menimbulkan keprihatinan luas mengenai penyalahgunaan wewenang dan lemahnya kontrol internal.

Baca Juga: Skandal Pengelolaan Dana MBG: Ibu Ira Laporkan Yayasan ke Polisi, Rupiah Hampir Miliaran Tertahan

Halaman:

Tags

Terkini