kriminal

Guru Dipukul Wali Murid di Depan Sekolah, Terekam CCTV dan Viral

Rabu, 29 Januari 2025 | 06:35 WIB
Guru Ponpes At-Tanwir Muhammadiyah dianiaya wali murid hingga viral. Polisi tetapkan pelaku sebagai tersangka. Apa pemicunya? Simak kronologinya!

Sulawesitoday - Kejadian tak mengenakkan menimpa Taufiqul Hidayat, seorang guru di Ponpes At-Tanwir Muhammadiyah Mamuju, Sulawesi Barat. Ia dianiaya oleh wali murid berinisial SR (27) di depan gerbang sekolah pada Kamis, 16 Januari 2025. Aksi pemukulan itu terekam CCTV dan dengan cepat menyebar di media sosial.

Polisi bergerak cepat. Setelah melalui serangkaian penyelidikan, SR resmi ditahan pada Senin (27/1/2025). “Tersangka SR kami amankan dan dilakukan penahanan di rutan Polresta Mamuju,” ujar Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP M. Reza Pranata.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP / B / 17 / I / 2025 / SPKT / RESTA MAMUJU / SULBAR, SR dijerat pasal 351 ayat 1 KUHPidana. Ia terancam hukuman penjara hingga dua tahun delapan bulan.

Kronologi Kejadian

Insiden ini bermula saat guru-guru dan santri mengikuti senam pagi. Kepala Sekolah At-Tanwir, Basri, mengungkapkan bahwa korban sempat menegur seorang siswa yang tidak serius mengikuti senam. “Korban mengingatkan dan menyentuh bagian punggung siswa. Mungkin, hal itu membuat si anak merasa tidak terima,” jelas Basri.

Ketegangan bermula di gerbang sekolah, ketika mobil korban hendak keluar. Dalam rekaman CCTV, mobil putih Taufiq dihentikan oleh SR, yang mengenakan kemeja batik. Tanpa basa-basi, SR langsung menghampiri korban, yang keluar dari mobil memakai kaus hitam dan celana training. Dengan tangan kosong, SR melayangkan tinju ke wajah Taufiq, sekali, tepat mengenai sasaran.

Baca Juga: Spesialis Pembobol Toko Kain Diciduk di Sigi, Modus Gembok Rusak Terungkap

Korban berusaha menghindar, namun dipukul lagi hingga terdesak ke arah pos satpam. Guru-guru yang melihat kejadian langsung melerai dan mengamankan situasi. Meski begitu, Taufiq sudah terlanjur mengalami luka lebam di wajahnya. Hasil visum memperkuat bukti penganiayaan.

Reaksi dan Langkah Selanjutnya

Peristiwa ini tidak hanya membuat geger lingkungan sekolah, tetapi juga mencuri perhatian warganet. Banyak yang mengecam aksi main hakim sendiri SR. Pihak kepolisian memastikan proses hukum akan berjalan transparan.

“Dari hasil penyelidikan dan gelar perkara, kami menetapkan kasus ini layak ditingkatkan ke tahap penyidikan,” tambah AKP Reza Pranata.

Sementara itu, pihak sekolah berharap kejadian serupa tak terulang. “Semua pihak, baik guru maupun orang tua, harus saling mendukung untuk mendidik anak-anak kita dengan baik,” pesan Basri.

Tulislah Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday

Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.

Terkini