• Senin, 20 Juli 2026

Sindikat Penipuan Bermodus Kencan Dibongkar, 20 Orang Ditangkap

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Rabu, 29 Januari 2025 | 06:04 WIB
Sindikat penipuan daring yang menggunakan aplikasi kencan berhasil dibongkar. 20 orang ditangkap, target korban adalah perempuan profesional.
Sindikat penipuan daring yang menggunakan aplikasi kencan berhasil dibongkar. 20 orang ditangkap, target korban adalah perempuan profesional.

Sulawesitoday - Polsek Metro Gambir membongkar sindikat penipuan daring bermodus kencan yang beroperasi lewat aplikasi populer seperti Tinder, Bumble, dan OKCupid. Sebanyak 20 orang ditetapkan sebagai tersangka dalam operasi yang dilakukan pada Rabu, 22 Januari 2025, pukul 04.30 WIB.

“Pelaku menjanjikan keuntungan hingga 25 persen kepada korban. Namun, mereka justru diarahkan untuk mentransfer uang dalam bentuk mata uang kripto,” ungkap Kapolsek Gambir, Kompol Rezeki Respati, dalam keterangannya.

Sindikat ini terbagi menjadi dua kelompok besar: leader dan operator. Tiga orang berinisial IMB, AKP, dan RW bertugas sebagai leader yang mengatur jalannya operasi. Sementara itu, 17 orang lainnya berperan sebagai operator. Mereka menjalankan aksinya menggunakan 28 laptop dan 94 ponsel, sebuah operasi yang tampaknya sudah dirancang dengan matang.

Korban yang menjadi target utama sindikat ini adalah perempuan dari kalangan profesional, seperti pengacara dan dokter. Para pelaku memilih mereka karena dianggap memiliki latar belakang ekonomi menengah ke atas. Setelah berkenalan lewat aplikasi kencan, pelaku kemudian mengalihkan komunikasi ke WhatsApp untuk membangun kedekatan emosional.

Baca Juga: Toli-Toli hingga Palu Merasakan Guncangan, Begini Detail Gempa M5,8 di Parigi Moutong

“Mereka sangat lihai merangkai kata-kata manis. Korban tidak sadar sedang dijebak hingga akhirnya bersedia mentransfer uang,” tambah Kompol Rezeki.

Dana yang diterima korban dikonversi ke mata uang kripto seperti USDT dan dikirim ke dompet digital yang dikelola sindikat. Selanjutnya, uang tersebut diteruskan ke rekening tersangka utama berinisial AJ. Namun, hingga kini, AJ yang diduga merupakan warga negara asing asal China masih buron.

Operasi ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap penipuan daring yang kian marak. Polisi mengimbau agar tidak mudah tergiur oleh janji-janji manis, terutama dalam konteks yang melibatkan uang.

Tulislah Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday.

Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini