Jakarta, 29 Desember 2023 - Seorang remaja berusia 17 tahun asal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Davis Marthin Damaledo, mencuri perhatian dunia setelah menemukan spesies serangga baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya. Serangga tersebut, diberi nama ilmiah "Nesiophasma sobesonbaaii," merupakan spesies belalang kayu raksasa baru yang ditemukan di pulau Timor, Indonesia. Publikasi ilmiah berjudul “Nesiophasma sobesonbaaii n. sp. –a new giant stick insect from the island Timor, Indonesia (Insecta: Phasmatodea)” yang diterbitkan pada Maret 2023, memuat hasil penemuan Davis.
Serangga ini memiliki penampilan seperti ranting, dengan panjang mencapai 20cm dan warna hijau terang yang mencolok. Davis menemukan spesies ini pada tahun 2021, dan penemuannya menjadi salah satu dari lebih dari 800 spesies baru yang berhasil diidentifikasi oleh para ilmuwan sepanjang tahun 2023.
Para peneliti di Natural History Museum turut berkontribusi pada katalog penemuan ini dengan mendeskripsikan lebih dari 800 spesies baru sepanjang tahun ini. Salah satunya adalah tawon genus Dalek yang baru saja ditemukan di Costa Rica. Tidak hanya itu, ditemukan pula spesies baru dinosaurus purba dan cacing laut di dasar lautan, semuanya terdokumentasi dalam makalah penelitian yang dirilis oleh museum tersebut.
Genus tawon Dalek dan 574 spesies serangga lainnya di Kosta Rika menjadi hasil kerja keras Dr. John Noyes dan Christer Hansson, dua ilmuwan museum yang menerbitkan penelitian mereka. Dr. Noyes menjelaskan bahwa penemuan spesies tawon Encyrtidae dalam 60 tahun terakhir memiliki dampak yang sangat penting, seperti mencegah kelaparan di Afrika dan kerusakan hutan di Thailand.
Total 619 spesies tawon baru dan 58 spesies kumbang baru berhasil dideskripsikan oleh Natural History Museum. Kumbang-kumbang tersebut berasal dari berbagai wilayah, seperti Tiongkok, Laos, dan Afrika Selatan. Selain itu, kepiting, cacing, lebah, dan serangga tongkat yang sebelumnya tidak terdocumentasikan juga turut dijelaskan dalam makalah ilmiah mereka.
Penelitian ini juga membuka jendela ke masa lalu planet ini, dengan mendokumentasikan keanekaragaman yang melibatkan burung bergigi, penguin terbesar yang pernah diketahui, fosil penyu, dan makhluk purba seperti Anomalocaris dalyae, predator laut terbesar sekitar 500 juta tahun yang lalu.
Keseluruhan, penemuan lebih dari 800 spesies baru ini memberikan pemahaman lebih lanjut tentang keberagaman hayati planet kita, dan menunjukkan pentingnya upaya konservasi untuk melindungi kehidupan di Bumi.
Baca juga: Kenapa matahari tenggelam? Misteri rotasi bumi terpecahkan!