• Selasa, 21 Juli 2026

Operasi SAR di Parigi Moutong Diperpanjang Akibat Curah Hujan Tinggi

.
Aswadin, Sulawesi Today
- Senin, 24 Juni 2024 | 15:49 WIB
Foto: Kondisi pasca banjir di Desa Sibalago, Parigi Moutong. Basarnas Palu melanjutkan operasi SAR di Desa Sienjo dan Desa Sibalago, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, untuk menangani banjir bandang meskipun semua korban yang hilang telah ditemukan selamat. Operasi diperpanjang karena curah hujan masih tinggi dan untuk membantu pemulihan dampak banjir di wilayah tersebut. (Aswadin)
Foto: Kondisi pasca banjir di Desa Sibalago, Parigi Moutong. Basarnas Palu melanjutkan operasi SAR di Desa Sienjo dan Desa Sibalago, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, untuk menangani banjir bandang meskipun semua korban yang hilang telah ditemukan selamat. Operasi diperpanjang karena curah hujan masih tinggi dan untuk membantu pemulihan dampak banjir di wilayah tersebut. (Aswadin)

[wpseo_breadcrumb]

Operasi SAR di Parigi Moutong Diperpanjang Akibat Curah Hujan Tinggi


Tim SAR Gabungan Tetap Siaga di Desa Sienjo dan Sibalago


Sulawesitoday - Basarnas Palu melanjutkan operasi SAR untuk menangani banjir bandang yang melanda Desa Sienjo dan Desa Sibalago di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah.

Meskipun semua korban yang hilang telah ditemukan dalam keadaan selamat, operasi SAR diperpanjang karena tingginya curah hujan di wilayah tersebut.

Keputusan Melanjutkan Operasi SAR


Pada Minggu 24 Juni 2024, Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Palu, Andrias Hendrik Johanes, menyatakan bahwa operasi SAR tetap dilanjutkan berdasarkan hasil rapat bersama potensi SAR lainnya.

"Korban yang dilaporkan hilang telah ditemukan dalam keadaan selamat. Meski begitu kegiatan SAR tetap dilanjutkan guna membantu penanganan banjir," ujarnya.

Posko darurat terpadu telah didirikan sebagai pusat informasi dan koordinasi tim di lapangan.

Sebanyak 84 personel dari berbagai unsur SAR terlibat dalam operasi ini, termasuk personel Pos SAR Parigi, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, BPBD, Tagana, Polres Parigi Moutong, PMI, dan DPUPRP.

Penanganan Dampak Banjir


Banjir bandang Desa Sienjo dan Desa Sibalago yang terjadi pada Minggu pagi sekitar pukul 04:35 Wita mengakibatkan kerusakan pada rumah warga, areal persawahan, dan jembatan penghubung di Desa Sibalago.

Warga desa tersebut menjadi terisolasi akibat terputusnya jembatan penghubung.

"Kami bekerja seoptimal mungkin membantu warga memulihkan dampak banjir, karena ini bagian dari tugas kami," kata Andrias.

Menurut data sementara dari Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, sebanyak 29 rumah warga terdampak banjir dan 33 Kepala Keluarga (KK) atau 110 jiwa di Desa Sienjo terpaksa mengungsi di kantor kepala desa setempat.

Dari jumlah tersebut, terdapat 12 bayi dan balita, dua orang penyandang disabilitas, dan empat lansia.

Desa Sibalago Masih Terisolasi


Di Desa Sibalago, sebanyak 90 KK terdampak dan satu jembatan penghubung desa terputus, menyebabkan warga terisolasi.

Operasi SAR yang berkelanjutan diperlukan untuk membantu masyarakat terdampak dan memastikan keselamatan mereka selama curah hujan masih tinggi.

Editor: Aswadin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini