Sulawesitoday - Amanda Dwi Lestari resmi menjadi salah satu kandidat Duta Pariwisata Sulawesi Tengah 2025. Pengumuman itu disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Budaya Parigi Moutong, Eny Susilowati, melalui unggahan Facebook resmi instansi pada Rabu siang.
“Namanya Amanda Dwi Lestari, putri berbakat asal Bambalemo, Parigi. Besar di keluarga POLRI, ia dibesarkan dengan nilai kedisiplinan dan ketangguhan yang tinggi,” tulis Eny Susilowati dalam keterangan resminya. Menurut Eny, karakter Amanda sangat tepat untuk mewakili Sulteng di ajang tingkat provinsi hingga nasional.
Perjalanan akademik Amanda dimulai di SMAN 1 Parigi, di mana ia aktif dalam OSIS dan Sanggar Seni Sekolah. Satu prestasi menonjol adalah ditunjuk sebagai pembawa baki paskibraka pada upacara HUT ke-77 RI tingkat kabupaten. Selepas SMA, Amanda memperdalam kemampuan bahasa Inggris di Kampung Pare, Jawa Timur, sebelum melanjutkan studi di Universitas Tadulako.
Dalam ranah seni budaya, Amanda merupakan talent senior Sanggar Seni Parigata Parigi. Berulang kali ia memperagakan kostum Tomini Fashion Carnival di berbagai kota besar, dari Manado hingga Jakarta. Selain itu, ia beberapa kali dipercaya menjadi duta budaya, menampilkan tari tradisional Kaili dan kreasi kontemporer yang menyita perhatian penonton.
Eny Susilowati menambahkan, “Duta Pariwisata bukan sekadar wajah publik, tapi juga duta informasi. Amanda memiliki kapasitas dan visi untuk mempromosikan destinasi Sulteng secara menyeluruh.”
Baca Juga: Ambulans Terjebak Blokade Akses Pelabuhan Poto Tano, Pasien Ditandu Polisi dan Warga
Kini, warga Parigi Moutong dan segenap masyarakat Sulawesi Tengah diajak memberikan dukungan melalui vote daring di laman Pemprov Sulteng. Pengumpulan suara akan ditutup pada 30 Mei 2025.
Eny berharap antusiasme publik mampu mengangkat Amanda menjadi juara, sehingga Sulteng dikenal tak hanya kaya alam, tetapi juga memiliki generasi muda berprestasi.
Jika terpilih, Amanda Dwi Lestari akan menjalankan berbagai program promosi, termasuk virtual tour Teluk Tomini dan festival budaya Kaili. Langkah ini diharapkan memperkuat citra Sulawesi Tengah sebagai destinasi pariwisata unggulan.
Artikel Terkait
Parimo Gaungkan Pendidikan Inklusif PAUD: Bunda PAUD Wajib Bentuk Pokja dan Rencana Tahunan
Aroma Tawuran Pelajar di Hutan Kota Palu Tercium Warga, Polisi Sigap Datang
Sekda Parigi Moutong Soroti Kerusakan Irigasi dan Tambang Ilegal, Tegaskan Tak Akan Kompromi
Imigrasi Jambi Tangkap WNA China Dagang di Pasar: Visa Kunjungan, Tapi Bawa Dagangan
Ambulans Terjebak Blokade Akses Pelabuhan Poto Tano, Pasien Ditandu Polisi dan Warga