Itulah seninya mengelola daerah. Harus memilih antara membangun jalan atau menjamin piring makan pegawainya tetap terisi.
Mencari Jalan Tengah
Kini, Parigi Moutong memilih jalan moderat. Pegawai tetap dipertahankan, tapi pembangunan tidak boleh mati suri. Caranya? Mencari "lubang" pembiayaan lain.
Pemda terus berburu alternatif anggaran agar aspal tetap cair tanpa harus memecat orang. Istilahnya: mencari sumber baru tanpa mengorbankan yang lama.
“Kita masih berupaya mencari sumber anggaran lain, supaya infrastruktur dan pemberdayaan tetap berjalan tanpa harus mengorbankan pegawai,” pungkas Sekda.
PPPK Paruh Waktu Bekerja dalam Ketidakpastian Hukum, DPRD Parimo Desak Pemda
Artikel Terkait
Resmikan Jembatan Garuda, Pangdam XXIII dan Bupati Parigi Moutong Putus Isolasi Desa Nambaru
Pesan Keras Wabup Parigi Moutong Saat Cek Beras: Petugas Harus Pakai Mata Hati!
Bukan Sekadar Absensi, ASN Parigi Moutong Kini Mulai Terapkan WFA Secara Terukur
Strategi Bappelitbangda Parigi Moutong Jadikan Durian Montong Komoditas Unggulan
Langkah Abdul Sahid Perkuat Rantai Pasok Durian Parigi Moutong ke Luar Negeri