Sulawesitoday - Pemerintah daerah Parigi Moutong menyediakan lahan seluas 9,2 hektare di Desa Jono Kalora. Lokasi di Kecamatan Parigi Barat ini disiapkan untuk mendukung program Sekolah Rakyat milik pemerintah pusat.
Bupati Parimo Erwin Burase meninjau langsung kesiapan lahan pada Jumat lalu. Syukuran pembukaan lahan digelar sebagai tanda keseriusan daerah menyambut proyek pendidikan ini.
Sejumlah pejabat daerah tampak mendampingi kunjungan kerja di lapangan. Ada Sekretaris Dinsos Syafaat Pampi hingga Plt Kepala Dinas PUPRP Muhammad Alfianto Hamzah.
Baca Juga: Api Hanguskan Rumah di Donggulu Parigi Moutong, Satu Keluarga Mengungsi
Secara administrasi syarat penerima program Sekolah Rakyat sudah terpenuhi.
"Alhamdulillah Parimo sudah memenuhi syarat pembangunan," ujar Erwin usai meninjau lokasi.
Presiden Prabowo Subianto segera menetapkan 120 daerah penerima program ini. Parimo berambisi kuat masuk dalam daftar pendek wilayah terpilih.
Dokumentasi video pembukaan lahan telah disusun secara apik. Video ini menjadi senjata utama saat presentasi di Kementerian Sosial nanti.
Bupati dijadwalkan memaparkan kesiapan daerah di hadapan Wakil Menteri Sosial pada Senin ini. Pertemuan krusial diharapkan mengunci posisi Parimo pada penetapan tahap tiga.
Target penetapan kuota paling lambat tuntas pada Mei 2026.
Baca Juga: Digitalisasi PAUD Parimo Belum Merata, Sekolah Swasta Masih Harus Antre Bantuan
"InsyaAllah Parimo bisa masuk tahap tiga," kata Erwin penuh optimis.
Program Sekolah Rakyat sejalan dengan visi Gerakan Membangun Desa. Fokus utamanya adalah mendongkrak kualitas manusia di wilayah pelosok.
Akses pendidikan layak harus menjangkau anak-anak di pedesaan. Pembangunan sekolah baru menjadi solusi konkret untuk mencetak sumber daya unggul.
Artikel Terkait
Kabar Gembira bagi Siswa Parimo, Tak Ada Lagi Stigma Sekolah Favorit Berkat Program Sister School
Dana BOP Cair, Menu Makan Sehat PAUD Parimo Masih Beda-Beda Nasib
Skema Baru Tunjangan Guru Parimo, Dana Pusat Langsung Masuk Rekening Tanpa Antre di Daerah
Digitalisasi PAUD Parimo Belum Merata, Sekolah Swasta Masih Harus Antre Bantuan
Api Hanguskan Rumah di Donggulu Parigi Moutong, Satu Keluarga Mengungsi