Sulawesitoday - Defisit anggaran daerah tidak menyurutkan semangat para kader gizi di Kabupaten Parigi Moutong untuk meracik menu makan bergizi gratis.
Delapan kecamatan memang terpaksa absen karena kendala biaya operasional.
Namun lima belas tim penggerak gizi tingkat kecamatan lainnya tetap datang membawa kreasi pangan lokal terbaik mereka.
Panitia mengapresiasi tinggi ketangguhan para camat yang tetap mengirimkan perwakilan di tengah masa sulit ini.
Baca Juga: Polisi Sisir Dugaan Tambang Emas Ilegal Maleali, Hanya Temukan Camp Kosong
Ajang kreatif ini dikemas lewat Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman. Dinas Ketahanan Pangan menggandeng para pengelola gizi demi menyukseskan program kesehatan nasional.
Sajian kuliner sehat berbahan dasar komoditas pekarangan rumah mendominasi meja perlombaan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sofiana menyatakan kompetisi ini memberi peluang besar bagi pengelola gizi dalam menciptakan menu sehat harian.
"Kami ingin mendorong masyarakat mengonsumsi pangan lokal," kata Sofiana saat membuka acara.
Langkah ini sekaligus menjadi strategi jitu dalam menjaga ketahanan pangan keluarga.
Baca Juga: Cegah Anak Sulit Fokus di Kelas, Bunda PAUD Parigi Moutong Ajak Orang Tua Stop Menu Instan
Bank Sulteng turut mengulurkan tangan sebagai sponsor utama demi menyukseskan perhelatan warga ini.
Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia setempat ikut meramaikan suasana dengan menggelar bazar pangan murah.
Pasar murah sengaja dihadirkan untuk meringankan beban belanja warga sekaligus mengendalikan laju inflasi daerah.
Artikel Terkait
Bunda PAUD Parigi Moutong Sentil Peran Ayah, Anak Usia Dini Butuh Banyak Pelukan Bukan Cuma Uang Sekolah
Polisi Sisir Dugaan Tambang Emas Ilegal Maleali, Hanya Temukan Camp Kosong
Bupati Majene Ingatkan Kedaulatan Digital Anak di Upacara Harkitnas
Mangrove Parigi Moutong Dikepung Ancaman, Pemda Ajak Warga Keroyok Perbaikan
Kemenkum Sulteng Guyur Anggaran Tambahan Bantuan Hukum Warga Miskin