Tak hanya itu, wilayah barat Sulteng juga ditawarkan sebagai prioritas investasi baru mengingat potensi sumber daya alam dan akses infrastruktur yang semakin membaik.
-
Respons Positif dan Rencana Lanjutan
Menanggapi tawaran menggiurkan tersebut, pihak konsorsium menyambut dengan antusias. Mereka menyatakan kesiapan menggelar pertemuan lanjutan antara Gubernur Anwar Hafid dan pimpinan perusahaan-perusahaan Tiongkok di Jakarta dalam waktu dekat.
Sebagai bukti keseriusan, konsorsium juga menyerahkan dokumen company profile yang mencakup sektor energi hijau, farmasi, pertanian, mebel, dan lainnya.
Turut mendampingi Gubernur dalam pertemuan bersejarah ini, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Dr. Rudi Dewanto, S.E., M.M, bersama sejumlah pejabat teknis lingkup Pemprov Sulteng.
Pertemuan ini menandai babak baru geliat investasi asing di Sulawesi Tengah. Provinsi yang kini bersiap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia ini tampaknya semakin percaya diri menarik investor internasional untuk ikut membangun masa depan yang lebih cerah.