• Selasa, 21 Juli 2026

KPK Ungkap Potensi TPPU Moge Bupati Buol Eks Stafsus Menaker

.
Aswadin, Sulawesi Today
- Sabtu, 26 Juli 2025 | 11:57 WIB
KPK kembangkan kasus korupsi Kemnaker. Moge Risharyudi Triwibowo disita. Simak penjelasan KPK soal potensi aset jadi bukti TPPU.
KPK kembangkan kasus korupsi Kemnaker. Moge Risharyudi Triwibowo disita. Simak penjelasan KPK soal potensi aset jadi bukti TPPU.

Sulawesitoday - Apakah moge mewah milik Risharyudi Triwibowo, eks Stafsus Menaker yang kini jadi Bupati Buol, berpeluang masuk jerat Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)? Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan, jika aset hasil korupsi disembunyikan atau diubah bentuknya, maka bisa saja masuk kategori tindak pidana itu.

Lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tampaknya takkan pernah surut dalam mengurai benang kusut kasus dugaan korupsi di Kementerian Ketenagakerjaan. Usut punya usut, kini penyidik KPK mulai merambah ke berbagai aset, tak hanya yang bergerak namun juga tak bergerak, dari Jabodetabek hingga Jawa Timur.

Penyitaan ini menyedot perhatian khalayak ramai, terutama saat satu unit motor gede (moge) milik Risharyudi Triwibowo (RYT) ikut disita. RYT, yang dulunya Staf Khusus Menaker, kini tengah duduk di kursi empuk Bupati Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng). Moge ini, bagai permata di tengah tumpukan kasus, jadi sorotan utama.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (24/7/2025), menjelaskan secara gamblang. "14 unit kendaraan yang terdiri dari 11 unit mobil, 3 unit sepeda motor, di mana penyelidikan satu unit sepeda motor yang terakhir dilakukan yaitu milik saudara RYT eks Stafsus Menteri," beber Asep Guntur.

Bukan cuma kendaraan, kata Asep, penyidik juga sudah menyita sejumlah tanah dan bangunan di pelbagai lokasi. Ada yang terkait oknum tersangka di lingkungan kantor Kementerian Ketenagakerjaan, ada juga rumah milik para tersangka, bahkan properti milik pihak terkait, sampai kantor agen pengurusan tenaga kerja asing. Sebuah jejak yang cukup panjang dan melebar.

Asep menggarisbawahi, penyitaan ini adalah bagian dari jurus jitu KPK, yaitu metode follow the money dan follow the asset. Sebuah cara untuk menelusuri ke mana saja aliran duit haram hasil korupsi itu berlabuh. "Yang kita lihat nanti, apakah uang-uang tersebut dialirkan ke pihak lain, diberikan kepada siapa, atau mungkin sudah diubah bentuknya menjadi aset, atau bahkan disembunyikan," jelasnya.

Nah, di sinilah letak kuncinya. Asep menegaskan, jika aset-aset hasil tindak pidana korupsi ini ternyata disembunyikan atau diubah bentuknya demi mengaburkan asal-usulnya, maka ia bisa masuk dalam kategori Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Ini berarti, moge RYT yang kini jadi barang bukti itu, bisa saja menyeretnya lebih dalam ke pusaran hukum.

Hingga kini, total 14 unit kendaraan, termasuk 11 mobil dan 3 sepeda motor, sudah digelandang KPK. Penyidikan tentu takkan berhenti di sini. Kisah penelusuran KPK masih akan terus bergulir, guna mengungkap tuntas aliran dana, pemanfaatan aset, serta kemungkinan ada aktor-aktor lain yang turut terlibat dalam skandal ini.

Baca Juga: Harley Davidson Siluman Bupati Buol Disita KPK, Rp448 Juta Luput dari LHKPN

Editor: Aswadin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini