Sulawesitoday - Adakah pertanda bumi kembali bergejolak? Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 5,7 mengguncang Poso, Sulawesi Tengah, pada Kamis (24/07) malam, meninggalkan jejak kerusakan ringan di tiga rumah warga dan memaksa penduduk tetap terjaga di bawah langit terbuka.
Detik-detik mencekam itu terjadi tepat pukul 20.06.59 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi, goncangan bersumber dari kedalaman 10 kilometer di darat, tepatnya di koordinat 2,01° Lintang Selatan dan 120,78° Bujur Timur, di wilayah Kabupaten Poso. Sebuah kekuatan alam yang tak terduga menyapa Pamona Tenggara dan Pamona Selatan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah, Akris Fattah Yunus, mengabarkan bahwa laporan awal diterima sekitar pukul 21.10 WITA dari BPBD Poso. “Gempa menyebabkan kerusakan ringan pada tiga unit rumah di tiga desa berbeda,” ujar Akris, merinci dampak yang terjadi.
Rincian kerusakan tersebar di Desa Tokilo dan Desa Tindoli, Kecamatan Pamona Tenggara, dengan masing-masing satu rumah mengalami rusak ringan. Tak hanya itu, satu rumah lain di Desa Pendolo, Kecamatan Pamona Selatan, juga tak luput dari getaran kuat.
Meski demikian, di tengah bayang-bayang ketidakpastian, kabar baik datang: hingga kini, tak ada laporan mengenai korban jiwa akibat insiden ini. Sementara itu, jumlah warga yang memilih mengungsi atau terdampak langsung masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan.
BPBD, bergerak cepat, telah bersama aparat desa setempat melakukan asesmen untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak. Koordinasi intensif terus berjalan dengan pihak Desa Tokilo, Tindoli, dan Pendolo demi memastikan setiap sudut dampak terjangkau. Akris menambahkan, “Kebutuhan mendesak masih dalam proses pendataan.”
Suasana di Poso masih diselimuti kewaspadaan. Gempa susulan yang sesekali terasa membuat warga memilih untuk tetap berada di luar rumah. Sebuah pilihan bijak demi mengantisipasi jika kekuatan bumi kembali berteriak di kemudian hari.
Baca Juga: Disdikbud Parimo Penuhi Janji Pendidikan, Ribuan Seragam Gratis Mengalir untuk SD-SMP
Artikel Terkait
Parigi Moutong Gulirkan Program Seragam Sekolah Gratis, Anggaran Fantastis Rp3,86 M Disiapkan
Pasca Gempa Poso M5,7, Adakah Ancaman Tsunami? BMKG Beri Penjelasan
Bukan Baru! Airlangga Ungkap Perpindahan Data Pribadi RI ke AS Sudah Lazim Sejak Pakai Google dan Mastercard
Mukomuko Diguncang Gempa M4,9, Warga Diminta Tenang - BMKG Tegaskan Tak Berpotensi Tsunami
Disdikbud Parimo Penuhi Janji Pendidikan, Ribuan Seragam Gratis Mengalir untuk SD-SMP