Sulawesitoday - Apakah anggaran Program Seragam Sekolah Gratis Parigi Moutong sudah dipatok? Program Seragam Sekolah Gratis di Parigi Moutong, yang menjadi tulang punggung janji 100 hari kerja Bupati-Wakil Bupati, kini resmi bergulir dengan alokasi dana fantastis, Rp3,86 miliar.
Peluncuran program unggulan "Seragam Sekolah Gratis" bagi siswa-siswi baru SD dan SMP se-Kabupaten Parigi Moutong jadi penanda penting. Bertempat di halaman Kantor Dinas Pendidikan, Rabu (24/07), gawe besar ini adalah bukti sahih komitmen pemerintahan Erwin Burase-Abdul Sahid dalam memajukan akases pendidikan di sana.
Dengan tema aduhai, "Satu Seragam untuk Sejuta Mimpi Anak Parigi Moutong", program ini membidik 15.440 siswa baru tahun ajaran 2025/2026 dari seluruh pelosok kabupaten. Sebanyak 3.000 pasang seragam bahkan sudah meluncur di hari peluncuran, sisanya? Akan menyusul secara bertahap, diperkirakan rampung hingga pertengahan Agustus 2025. Ibarat hujan gerimis yang membawa berkah, seragam-seragam ini diharapkan membasahi harapan setiap siswa.
Acara peluncuran pun tak kalah semarak. Digelar secara hybrid, lebih dari 600 peserta hadir langsung, sementara 3.498 lainnya mengikuti secara virtual dari 23 kecamatan. Wakil Bupati Abdul Sahid, S.Pd, didampingi jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, para camat, kepala sekolah, pengawas pendidikan, hingga perwakilan orang tua dan siswa, memadati auditorium kantor bupati. Suasana terlihat guyub, mencerminkan semangat kebersamaan.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sunarti, dalam laporannya berujar, program ini sejatinya adalah penawar beban ekonomi orang tua. Tujuan utamanya, memastikan semua anak memperoleh pendidikan yang layak, setara, dan bermartabat. "Ini bukan sekadar seragam," kata Sunarti, "tapi simbol semangat kesetaraan dan motivasi bagi anak-anak kita untuk bersekolah dengan percaya diri." Sebuah kalimat yang menohok, menyentuh hati.
Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, S.Kom, dalam sambutannya menegaskan, program ini adalah bentuk keberpihakan pemerintah terhadap dunia pendidikan. Sekaligus, komitmen membungkus masa depan daerah yang lebih baik. "Satu seragam bisa jadi tampak sederhana, tapi di baliknya ada sejuta harapan dan mimpi anak-anak Parigi Moutong," tuturnya, seolah ingin menyadarkan bahwa nilai sebuah seragam jauh melampaui kain dan jahitan. Ia menambahkan, pendidikan adalah hak dasar setiap anak bangsa dan menjadi tanggung jawab semua pihak.
Seluruh dana untuk program ini dialokasikan melalui DPA Dinas Pendidikan. Totalnya, seperti disebutkan di awal, menyentuh angka Rp3,86 miliar. Angka ini menegaskan keseriusan Pemkab Parigi Moutong dalam mewujudkan pemerataan akases pendidikan. Lebih dari itu, program ini digadang-gadang mampu membangun semangat kolektif antara pemerintah, pendidik, dan masyarakat demi tumbuh kembang generasi penerus.
Sebagai penutup, Bupati secara simbolis menyerahkan seragam kepada siswa, didampingi Wakil Bupati dan jajaran pimpinan daerah. Tanda bahwa program ini telah resmi diproritaskan dan bergerak maju.
Baca Juga: Gerebek Bantaya, Polsek Parigi Sikat Bandar Narkoba dan Hampir 10 Gram Sabu Disita!
Artikel Terkait
Drama 7 Bulan Berakhir, Penipu Tukar Tambah Mobil Ditangkap! Polisi Bongkar Persembunyian
Kasus Investasi Bodong OMC Resmi Naik ke Tahap Penyidikan, 15 Leader Diperiksa
Harley Davidson Siluman Bupati Buol Disita KPK, Rp448 Juta Luput dari LHKPN
Audit BPK Pernah Ungkap Pola Serupa, Dugaan Persekongkolan Tender Jasa Konsultan Parigi Moutong Menguat