• Selasa, 21 Juli 2026

Mukomuko Diguncang Gempa M4,9, Warga Diminta Tenang - BMKG Tegaskan Tak Berpotensi Tsunami

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Jumat, 25 Juli 2025 | 12:18 WIB
Gempa M4,9 di Mukomuko Bengkulu tak berpotensi tsunami! BMKG rilis update, masyarakat diimbau tenang. Cek info resmi dan waspada isu tak bertanggung jawab.
Gempa M4,9 di Mukomuko Bengkulu tak berpotensi tsunami! BMKG rilis update, masyarakat diimbau tenang. Cek info resmi dan waspada isu tak bertanggung jawab.

Sulawesitoday - Apakah getaran di Samudera Hindia lepas Pantai Barat Sumatera, khususnya Mukomuko dan Bengkulu, berpotensi memicu gelombang raksasa? Simpel saja: tidak. Gempabumi tektonik yang terjadi Jumat pagi ini, meski cukup membuat kaget, dipastikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tak akan menghasilkan tsunami.

Jumat, 25 Juli 2025, sekira pukul 10.20.11 WIB, wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera kembali berguncang. Kali ini, episentrumnya tepat di sekitar Mukomuko, Bengkulu. Gempa tektonik ini, setelah dianalisis ulang oleh BMKG, tercatat memiliki magnitudo M4,9. Pusat gempabumi tersebut diketahui berada di koordinat 3,37° LS ; 101,17° BT, atau sekitar 88 Km arah Tenggara Kota Mukumuko, Bengkulu, pada kedalaman 46 km di bawah permukaan laut.

Goncangan yang terasa adalah hasil dari pertemuan lempeng. Ya, gempa ini, melihat lokasi dan kedalamannya, tergolong gempa dangkal. Ia lahir dari 'pergumulan' aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang tak pernah berhenti bergerak. Ibaratnya, lempeng-lempeng itu saling dorong. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan naik alias thrust, sebuah indikasi aktivitas tektonik yang memang lazim di wilayah ini.

Dampak dari gempabumi M4,9 ini terasa jelas di Mukomuko. Getaran mencapai skala intensitas III MMI, yang berarti 'getaran dirasakan nyata dalam rumah, seakan-akan truk besar melintas'. Sementara itu, di Bengkulu Utara, skalanya lebih rendah, II MMI, di mana 'getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan bergoyang'. Sampai berita ini ditulis, belum ada satu pun laporan mengenai kerusakan berarti yang ditimbulkan. Dan yang paling penting, hasil pemodelan BMKG secara gamblang menyatakan: gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI. Masyarakat diharap bernapas lega.

Lantas, bagaimana dengan gempabumi susulan? BMKG mengonfirmasi, hingga pukul 10.45 WIB, atau tak lama setelah kejadian, belum ada satu pun aktivitas aftershock yang terdeteksi. Ini tentu kabar baik yang menambah ketenangan di tengah kewaspadaan.

Pascagempa, BMKG pun tak lupa memberikan wejangan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tak perlu panik berlebihan, apalagi sampai terpengaruh isu-isu yang tak jelas juntrungannya. Ingat, informasi resmi selalu jadi pegangan. Hindari bangunan yang terlihat retak atau rusak, dan pastikan dulu rumah Anda aman — cukup tahan gempa, tak ada kerusakan struktural — sebelum kembali masuk. Selalu utamakan keselamatan.

Untuk informasi paling valid dan terverifikasi, BMKG adalah sumbernya. Kunjungi kanal resmi mereka di Instagram/Twitter (@infoBMKG), situs web (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), saluran Telegram (https://t.me/InaTEWS_BMKG), atau melalui aplikasi seluler mereka (wrs-bmkg atau infobmkg).

Baca Juga: Bukan Baru! Airlangga Ungkap Perpindahan Data Pribadi RI ke AS Sudah Lazim Sejak Pakai Google dan Mastercard

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini