• Jumat, 3 Juli 2026

Populasi Hiu Martil Hilang di Gunung Bawah Laut Teluk California

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Minggu, 17 Desember 2023 | 16:16 WIB
Populasi Hiu Martil Hilang di Gunung Bawah Laut Teluk California  Penelitian terbaru dari Universitas California, Berkeley, mengungkapkan bahwa populasi hiu martil di dua gunung bawah laut di barat daya Teluk California, El Bajo dan Las Animas, telah mengalami penurunan drastis. Hasil survei foto bawah air menunjukkan bahwa populasi hiu martil di El Bajo turun hingga 97%, sementara di Las Animas mengalami penurunan penuh 100%.
Populasi Hiu Martil Hilang di Gunung Bawah Laut Teluk California Penelitian terbaru dari Universitas California, Berkeley, mengungkapkan bahwa populasi hiu martil di dua gunung bawah laut di barat daya Teluk California, El Bajo dan Las Animas, telah mengalami penurunan drastis. Hasil survei foto bawah air menunjukkan bahwa populasi hiu martil di El Bajo turun hingga 97%, sementara di Las Animas mengalami penurunan penuh 100%.

Populasi Hiu Martil Hilang di Gunung Bawah Laut Teluk California

Penelitian terbaru dari Universitas California, Berkeley, mengungkapkan bahwa populasi hiu martil di dua gunung bawah laut di barat daya Teluk California, El Bajo dan Las Animas, telah mengalami penurunan drastis. Hasil survei foto bawah air menunjukkan bahwa populasi hiu martil di El Bajo turun hingga 97%, sementara di Las Animas mengalami penurunan penuh 100%.

Penelitian yang dilakukan selama beberapa dekade ini menggunakan metode survei foto bawah air, melibatkan survei pada tahun 1970-an, 1980-an, dan 2010-an. Perbandingan hasil survei menyoroti penurunan signifikan jumlah hiu martil dalam kurun waktu 50 tahun terakhir.

Kathryn Ayres, peneliti yang memimpin penelitian ini, menyatakan bahwa penurunan populasi hiu martil kemungkinan besar disebabkan oleh penangkapan ikan yang berlebihan. Hiu martil, sebagai spesies yang terancam punah, sering menjadi target penangkapan karena siripnya yang besar, yang diambil untuk dijual sebagai bahan baku sup sirip hiu.

"Hiu martil, dan hiu pada umumnya, sangat rentan terhadap kepunahan karena reproduksi yang lambat, masa kehamilan yang lama, dan pertumbuhan yang lambat," ungkap Ayres.

Hilangnya populasi hiu martil memberikan dampak serius pada ekosistem laut. Hiu berfungsi sebagai predator puncak yang menjaga keseimbangan ekosistem. Kehilangan mereka dapat menyebabkan peningkatan populasi ikan kecil, berpotensi merusak terumbu karang, dan mengganggu rantai makanan laut.

Penelitian ini menjadi peringatan penting akan perlunya melindungi populasi hiu. Dalam konteks ini, para peneliti merekomendasikan sejumlah langkah, termasuk meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum terhadap penangkapan ikan ilegal, menciptakan kawasan konservasi khusus untuk hiu martil, dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perlunya melindungi hiu.

Harapannya, hasil penelitian ini dapat mendorong pemerintah dan masyarakat untuk mengambil langkah nyata dalam upaya perlindungan hiu martil dan menjaga keseimbangan ekosistem laut yang sangat bergantung pada keberadaan mereka.

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

Perahu Penjaga Dapur di Laut Lebo

Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:05 WIB

44 Negara Tanpa Laut, Bagaimana Mereka Bertahan?

Selasa, 28 Januari 2025 | 20:35 WIB