• Jumat, 3 Juli 2026

Bergoyang Selama 8,5 Tahun: Ilmuwan Temukan Inti Bumi Tidak Sejajar

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Sabtu, 23 Desember 2023 | 12:22 WIB
Bergoyang Selama 8,5 Tahun: Ilmuwan Temukan Inti Bumi Tidak Sejajar  Sebuah penelitian yang dilakukan oleh sekelompok ilmuwan dari Universitas California, Berkeley, mengungkap fakta mengejutkan tentang pergerakan inti Bumi.
Bergoyang Selama 8,5 Tahun: Ilmuwan Temukan Inti Bumi Tidak Sejajar Sebuah penelitian yang dilakukan oleh sekelompok ilmuwan dari Universitas California, Berkeley, mengungkap fakta mengejutkan tentang pergerakan inti Bumi.

Bergoyang Selama 8,5 Tahun: Ilmuwan Temukan Inti Bumi Tidak Sejajar

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh sekelompok ilmuwan dari Universitas California, Berkeley, mengungkap fakta mengejutkan tentang pergerakan inti Bumi.

Hasil penelitian ini, menggunakan data dari jaringan seismik global, menyatakan bahwa inti Bumi tidak sejajar dengan mantel Bumi.

Menurut laporan dari Wion News, inti Bumi ternyata berputar dengan kecepatan sedikit lebih cepat daripada mantel Bumi. Akibatnya, terjadi gesekan antara inti dan mantel yang menyebabkan goyangan selama 8,5 tahun.

Goyangan ini tidak berbahaya secara langsung bagi manusia, namun, memiliki implikasi yang signifikan terhadap beberapa aspek Bumi.

Salah satu implikasi utama adalah pengaruh terhadap medan magnet Bumi. Medan magnet Bumi, yang dihasilkan oleh gerakan inti Bumi, dapat mengalami perubahan akibat goyangan ini.

Perubahan dalam gerakan inti Bumi juga dapat mempengaruhi aktivitas vulkanik dan seismik. Kedua aspek ini, yang dikendalikan oleh pergerakan inti Bumi, dapat mengalami perubahan signifikan.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami lebih jauh tentang kompleksitas interaksi antara inti dan mantel Bumi.

Seiring dengan itu, perubahan medan magnet Bumi dan aktivitas vulkanik serta seismik yang mungkin terjadi akibat goyangan inti Bumi dapat berdampak pada kehidupan manusia.

Para ilmuwan menekankan bahwa walaupun goyangan ini tidak berbahaya secara langsung, pemahaman lebih lanjut tentang fenomena ini penting untuk mengantisipasi dampaknya pada medan magnet Bumi dan aktivitas geologis.

Temuan ini membuka pintu lebar untuk riset lebih lanjut yang dapat memberikan wawasan mendalam tentang dinamika internal planet kita.

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

Perahu Penjaga Dapur di Laut Lebo

Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:05 WIB

44 Negara Tanpa Laut, Bagaimana Mereka Bertahan?

Selasa, 28 Januari 2025 | 20:35 WIB