• Kamis, 4 Juni 2026

Mengintip ke angkasa pada malam yang gelap, kamu mungkin pernah melihat kilatan cahaya yang mempesona bergerak melintasi langit.

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Sabtu, 30 Maret 2024 | 03:53 WIB
Mengintip ke angkasa pada malam yang gelap, kamu mungkin pernah melihat kilatan cahaya yang mempesona bergerak melintasi langit.
Mengintip ke angkasa pada malam yang gelap, kamu mungkin pernah melihat kilatan cahaya yang mempesona bergerak melintasi langit.

Mengintip ke angkasa pada malam yang gelap, kamu mungkin pernah melihat kilatan cahaya yang mempesona bergerak melintasi langit.

Sulawesitoday- Banyak yang menyebutnya sebagai bintang jatuh, tapi sebenarnya, itu adalah meteor. Tapi, apa sebenarnya meteor itu? Dan mengapa mereka begitu menakjubkan? Yuk, simak penjelasan lengkapnya!

Apa Itu Meteor dan Asal-Usulnya?

Sebelum kita membahas meteor, mari kenali terlebih dahulu apa yang disebut sebagai meteoroid. Meteoroid adalah pecahan batu atau besi yang mengorbit matahari. Mayoritas meteor berasal dari pecahan kecil yang terlempar saat asteroid atau komet bertabrakan, seperti yang dilansir oleh Education National Geographic.

Ketika meteoroid masuk ke atmosfer planet, ia berubah menjadi meteor. Jadi, secara sederhana, meteor adalah meteoroid yang berhasil menembus atmosfer Bumi. Ketika mereka terbakar saat masuk atmosfer, mereka menghasilkan kilatan cahaya yang menakjubkan di langit malam.

Mengapa Meteor Memancarkan Cahaya Terang?

Ketika meteoroid memasuki atmosfer Bumi, gesekan dengan udara menyebabkan panas yang cukup untuk membakar meteoroid tersebut. Proses ini menghasilkan cahaya yang kita lihat di langit. Ekor cahaya yang terlihat di belakang meteor disebabkan oleh gas yang dipanaskan oleh panas meteoroid.

Jenis-Jenis Meteor

Meteor dapat dikelompokkan berdasarkan ukuran, kecerahan, dan jaraknya dari Bumi. Berikut adalah beberapa jenis meteor yang umum:

Earthgazer: Meteor yang melewati langit dekat cakrawala. Mereka sering memiliki ekor cahaya yang panjang dan berwarna-warni.

Fireball: Meteor yang lebih besar dari ukuran bola basket hingga mobil kecil. Mereka biasanya terlihat lebih terang dan bisa bertahan lebih lama di langit.

Bolida: Meteor yang bahkan lebih terang daripada fireball dan sering meledak di atmosfer. Ledakan mereka bahkan bisa terasa atau terdengar di permukaan Bumi.

Superbolida: Jenis bolida yang sangat terang dan ledakannya bisa menjadi ancaman serius bagi lingkungan. Sebagai contoh, superbolida yang melewati Chelyabinsk, Rusia, pada tahun 2013, yang kekuatan ledakannya setara dengan 500 kiloton TNT.

Penutup

Kini, setelah mengenal meteor lebih dalam, apakah kamu tertarik untuk menyaksikan fenomena langit ini? Cek jadwal hujan meteor terdekat di artikel Science dari IDN Times untuk pengalaman menyaksikan keajaiban langit yang tak terlupakan!

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

Perahu Penjaga Dapur di Laut Lebo

Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:05 WIB

44 Negara Tanpa Laut, Bagaimana Mereka Bertahan?

Selasa, 28 Januari 2025 | 20:35 WIB