Sulawesitoday - Kehadiran balita di sekitar alpaca ternyata memunculkan reaksi yang menggemaskan dari hewan mamalia asal Amerika Selatan ini.
Video lucu yang menunjukkan interaksi pertama kali antara seekor alpaca dengan seorang balita berhasil menarik perhatian netizen.
Video tersebut juga menimbulkan pertanyaan tentang sifat sosial alpaca dan bagaimana mereka merespons lingkungan baru.
Alpaca adalah hewan mamalia dari keluarga unta yang berasal dari wilayah dataran tinggi Andes, Amerika Selatan. Meski sering disamakan dengan llama, alpaca memiliki sifat yang sedikit lebih gelisah, tetapi lebih sosial.
Hewan ini dikenal ramah dan memiliki kecenderungan untuk berinteraksi dengan sesama jenisnya.
Dalam sebuah unggahan video di media sosial, seorang netizen berkomentar, "Alpacanya pada bingung, kok beda sendiri," yang memperlihatkan kebingungan alpaca ketika berhadapan dengan mahluk kecil yang tidak dikenalnya.
Baca Juga: Fakta Menakjubkan Burung Unta, Sang Raksasa Berlari Cepat
Dari segi perilaku sosial, alpaca memang termasuk hewan yang sangat membutuhkan interaksi sosial dengan sesamanya. Jika dibiarkan sendiri dalam waktu lama, alpaca bisa mengalami stres yang berdampak pada kesehatannya.
Mereka memiliki kemampuan untuk berkomunikasi melalui berbagai tanda non-verbal, seperti mengeluarkan suara mirip senandung atau melambaikan ekor. Bila merasa terancam atau gelisah, mereka bahkan dapat meludah sebagai bentuk ekspresi dominasi.
Alpaca umumnya dipelihara dalam kawanan, baik di habitat aslinya di Andes maupun di berbagai peternakan di seluruh dunia. Mereka dapat ditemukan di Amerika Utara, Eropa, dan Australia dalam jumlah yang signifikan.
Memiliki dua jenis utama, yaitu Suri dan Huacaya, alpaca dikenal karena seratnya yang berharga. Serat ini digunakan dalam industri rajut dan tenun, karena memiliki sifat hipoalergenik dan tahan terhadap api.
Keunikan lain dari alpaca adalah sistem pencernaannya yang efisien. Dengan tiga bilik lambung, alpaca mampu memaksimalkan penyerapan nutrisi dari makanan berkualitas rendah.
Alpaca memakan rumput padang rumput, jerami, dan kadang silase, dengan kebutuhan sekitar 1,5% dari berat badan mereka setiap hari. Selama musim dingin, mereka mungkin memerlukan makanan tambahan berupa energi dan protein.
Karena sifatnya yang lembut, alpaca sering digunakan sebagai hewan terapi. Mereka dapat merespons emosi manusia dengan baik, sehingga memberikan dampak positif bagi individu yang membutuhkan terapi hewan.
Artikel Terkait
Fakta Menakjubkan Burung Unta, Sang Raksasa Berlari Cepat