• Selasa, 21 Juli 2026

Buat Podcast Full AI dengan Leonardo AI, Hunen dan Google AI Studio

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Minggu, 25 Januari 2026 | 23:44 WIB
Pelajari cara membuat video podcast AI menggunakan Leonardo AI, Hunen, dan Google AI Studio. Panduan lengkap dari naskah hingga editing untuk hasil yang realistis dan profesional
Pelajari cara membuat video podcast AI menggunakan Leonardo AI, Hunen, dan Google AI Studio. Panduan lengkap dari naskah hingga editing untuk hasil yang realistis dan profesional

4. Animasi Karakter (Lip-Sync) dengan Hunen

Untuk membuat gambar statis Anda bisa berbicara dan bergerak seperti manusia asli, Anda memerlukan alat animasi seperti Hunen atau Hedra.

• Proses: Unggah gambar dari Leonardo AI ke fitur "photo to video" di Hunen, lalu masukkan file audio yang telah dibuat sebelumnya.

• Catatan: Versi gratis mungkin memiliki batasan pada durasi video atau kualitas. Jika Anda ingin hasil yang lebih panjang dan berkualitas tinggi untuk proyek serius, mempertimbangkan opsi upgrade sangat disarankan.

5. Tahap Penyuntingan Akhir (Editing)

Masalah umum pada hasil mentah AI adalah sering kali kedua avatar terlihat menggerakkan mulut secara bersamaan. Untuk mengatasinya, Anda perlu menggunakan perangkat lunak penyuntingan seperti Adobe Premiere Pro atau CapCut.

• Teknik Cropping: Lakukan pemotongan (cropping) pada bagian gambar sehingga saat satu karakter berbicara, karakter lainnya disembunyikan atau diganti dengan bingkai statis (still frame).

• Pergantian Sudut Pandang: Manfaatkan potongan gambar dari LM Arena untuk mengganti sudut kamera (misalnya dari sudut depan ke samping) saat lawan bicara merespons.

• Hasil Akhir: Teknik back and forth ini akan menciptakan pengalaman podcast yang jauh lebih realistis, natural, dan menarik bagi penonton.

Kesimpulan Alur kerja ini—mulai dari Leonardo AI, LM Arena, Hunen, hingga Google AI Studio—adalah metode yang efektif dan mudah direplikasi untuk membangun podcast yang sepenuhnya dihasilkan oleh AI dari awal hingga selesai. Dengan transisi yang halus dan perubahan kamera yang tepat, penonton mungkin akan terkejut dengan betapa realistisnya interaksi antar avatar tersebut.

Baca Juga: Rahasia Kerja Cerdas: NotebookLM, AI Grounded untuk Riset dan Strategi Bisnis

Halaman:

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini