Sulawesitoday - Hari ini, netizen dikejutkan dengan gangguan yang dialami aplikasi Wondr, superapp terbaru dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI). Aplikasi ini dilaporkan tidak dapat diakses sejak pagi, mengakibatkan kekacauan bagi pengguna yang bergantung pada layanan digital untuk kebutuhan sehari-hari.
Keluhan pertama kali mencuat di media sosial X (dahulu Twitter), dengan pengguna dari berbagai daerah melaporkan masalah serupa. Salah satu komentar viral datang dari YouTuber Jovial da Lopez, yang menulis, "Aplikasi Wondr maintenance... jam segini?" pada pukul 11.13 WIB. Cuitannya mendapatkan respons luas, memperkuat keluhan lain yang mengatakan aplikasi error di saat paling tidak tepat: jam sibuk.
Baca Juga: Cara Mengatasi Mbanking BCA Error dalam Lima Langkah Mudah
Tidak sedikit pengguna yang harus menghadapi situasi memalukan di depan kasir akibat tidak bisa menyelesaikan pembayaran. Salah satu cuitan menyinggung ini berbunyi, "Kalau ada orang clingak-clinguk di depan kasir, mungkin dia user Wondr BNI. Maintenance kok jam segini."
Menanggapi situasi ini, Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, segera menyampaikan permohonan maaf kepada nasabah. “Saat ini, kendala tersebut sedang dalam penanganan, dan kami mengupayakan agar layanan segera normal kembali,” jelas Okki.
BNI juga menawarkan beberapa alternatif bagi nasabah yang terkena dampak. "Nasabah dapat tetap melakukan transaksi melalui BNI Internet Banking, SMS Banking, Agen46, mesin EDC, ATM, atau langsung ke kantor cabang terdekat," tambahnya. Meski demikian, banyak nasabah mengaku repot karena harus beralih ke solusi lain.
Gangguan ini terjadi hanya beberapa bulan setelah peluncuran Wondr pada Juli lalu. Sebagai platform yang digadang-gadang menjadi masa depan layanan perbankan digital BNI, masalah ini tentu menjadi catatan penting. Netizen berharap perbaikan ini tidak hanya bersifat sementara, melainkan menjadi momentum untuk meningkatkan stabilitas aplikasi.
Baca Juga: BSI mobile banking error hari ini 2023: Gagal transfer dan top up
BNI juga mengingatkan nasabah untuk waspada terhadap modus penipuan yang mungkin memanfaatkan situasi ini. Dalam keterangan resmi, perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan, meski insiden seperti ini memperlihatkan betapa pentingnya kesiapan teknologi dalam memenuhi ekspektasi masyarakat.
Jika Anda salah satu pengguna yang terdampak, mungkin ada baiknya untuk sementara waktu mengandalkan alternatif lain seperti ATM atau internet banking. Pada akhirnya, pengalaman ini menunjukkan pentingnya kesiapan cadangan ketika teknologi tidak bekerja sesuai harapan.
Artikel Terkait
Drama di Pasangkayu, WN Korsel Todongkan Pistol Mainan Usai Pemecatan Karyawan Lokal
Viral, Pria Ketahuan Sembunyikan Makanan All You Can Eat dalam Tas
Perkelahian Kakak-Adik di Tengah Pernikahan Hebohkan Media Sosial
Terungkap, Pria di Denpasar Habiskan Uang Perusahaan Rp 210 Juta untuk Barang Mewah dan Sewa Mobil
Joget Sadbor Sebelum Penembakan, Momen Dramatis AKP Dadang Iskandar yang Hebohkan Publik