• Kamis, 4 Juni 2026

Viral Lurah Palu Selatan Bikin Sayembara Tangkap Pelaku Buang Sampah Liar

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Minggu, 27 April 2025 | 16:02 WIB
Lurah Tavanjuka gelar sayembara imbalan untuk menjerat pelaku sampah liar usai viral, sambil edukasi warga soal lingkungan.
Lurah Tavanjuka gelar sayembara imbalan untuk menjerat pelaku sampah liar usai viral, sambil edukasi warga soal lingkungan.

 

Sulawesitoday - Sejumlah warga dihebohkan oleh baliho sayembara yang terpampang di perbatasan Sigi dan Kota Palu. Lurah Tavanjuka, Putra Maharandha Airlangga, mengumumkan imbalan bagi siapa saja yang berhasil menangkap pelaku pembuang sampah sembarangan, setelah insiden pembuangan sampah viral pada Jumat (18/4/2025).

Kejadian tersebut pertama kali terekam oleh warga sekitar dan menyebar cepat di media sosial.

"Kondisi lingkungan di wilayah ini sudah sangat memprihatinkan, banyak oknum bandel yang sengaja membuang sampah sembarangan,” ungkap Putra pada Minggu (27/4/2025). Viral-nya video itu memantik respons cepat dari kantor lurah.

Di atas baliho, tertulis kalimat provokatif:

“Butuh Dana Cepat? Tangkap Pelaku Buang Sampah Liar, Anda Kami Bayar”
Lokasinya strategis, di sekitar Patung Singa, Jl. Tavanjuka Mas, Palu Selatan.

Putra menjelaskan, mekanismenya sederhana: pelaku yang tertangkap akan dikenai denda sesuai peraturan, dan hadiah akan disalurkan kepada pelapor atau penangkap setelah denda lunas.

Lebih lanjut, Lurah Tavanjuka menegaskan bahwa tujuan sayembara ini bukan sekadar menjerat pelaku, melainkan memberi efek jera dan mendorong kesadaran bersama.

"Kami butuh peran aktif masyarakat. Dengan cara ini, setiap orang akan berpikir dua kali sebelum membuang sampah sembarangan,” jelasnya.

Sejumlah warga menyambut positif inisiatif tersebut. Rita, guru PAUD di sekitar lokasi, menyebut sayembara ini sebagai “langkah brilian” untuk mengedukasi anak-anak dan orang tua.

Sementara itu, kelompok pemuda setempat berencana mengadakan patroli kebersihan setiap akhir pekan.

Meski dianggap kontroversial oleh sebagian pihak—karena “membayar” warga untuk melaporkan—program ini dianggap perlu mengingat minimnya kesadaran kolektif.

Pemerintah kelurahan juga berjanji meningkatkan penyediaan tempat sampah dan menyebar poster edukasi.

Baca Juga: Indonesia Jawara Pengguna Ponsel Internet dengan 98,7 Persen Warganya Berselancar 7 Jam 22 Menit Sehari

Ke depan, model sayembara serupa mungkin akan diterapkan di kelurahan lain yang mengalami masalah sampah.

Halaman:

Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini