Selain pengamanan fisik di lokasi aksi, unit intelijen bekerja mengawasi potensi provokasi di media sosial dan lapangan.
Tim medis dan lalu lintas pun standby demi kelancaran arus kendaraan.
Djoko menegaskan, “Kami berharap peserta aksi menyalurkan aspirasi secara tertib, menghormati hak pengguna jalan, dan bersama-sama menjaga kondisi tetap aman.”
Dengan upaya terpadu itu, Polda Sulteng optimis May Day 2025 di ketiga lokasi akan usai tanpa gangguan berarti, sehingga kondusivitas Sulawesi Tengah terjaga.
Artikel Terkait
TikTok Heboh! Bioskop Jadi Arena Ribut, WNA Ngamuk Ajak Penonton Duel
KPK Seret Kasus Lahan JTTS: 65 Bidang Disita, Petani Terkatung-katung Lebih dari Lima Tahun
Kejar-kejaran Sampai Cianjur, Dua Anak Nekat Curi Mobil Saat Pemiliknya Lagi Ngopi
Harganya Turun! Promo Xiaomi TV A Pro Series 2026 Mulai Rp3,6 Juta
Parigi Moutong Siap Gelar FLS3N dan O2SN SD, Dari Sastra hingga Atletik Diperlombakan