Sementara itu, hampir 300 warga menderita luka-luka, 287 di antaranya memerlukan perawatan intensif di rumah sakit.
Hingga laporan ini ditulis, otoritas pertahanan Israel masih membisu. Tak ada rincian yang diberikan perihal sistem pertahanan udara yang beroperasi di Bnei Brak, pun penjelasan mengapa roket maut itu luput dari cegatan.
Serangan ini, dengan segala dampaknya, tak pelak menjadi simbol baru dari konflik yang kian tak tertebak, sekaligus mengguncang fondasi spiritual sebuah komunitas yang selama ini bersandar penuh pada lindungan Tuhan.
Artikel Terkait
Anomali Perdamaian Global, SBY Sebut 5 Pemimpin Penentu Masa Depan
Iran Tuding Sarang Militer di Balik Rumah Sakit, Israel Balas Tuduh Peta Palsu AI
Tunjangan Guru Langsung Meluncur ke Rekening Pribadi, Potong Sengkarut Birokrasi Daerah
Ciputra Pesta Cuan Pemegang Saham: Laba 2024 Melonjak, Marketing Sales Tembus Rp11 Triliun
Akta Cerai Gaib Hebohkan Sulteng, Kemenkum Pasang Badan Bela Hak Perempuan