• Rabu, 22 Juli 2026

Buka-bukaan di KPK, Menteri Maman Abdurrahman Klarifikasi Soal Biaya Liburan Istri ke Eropa - Tegaskan Pakai Dana Pribadi

.
Aswadin, Sulawesi Today
- Sabtu, 5 Juli 2025 | 12:43 WIB
Menteri UMKM Maman Abdurrahman klarifikasi ke KPK soal polemik perjalanan istri ke Eropa, jamin tak ada uang negara terpakai. Transparan dan tegas!
Menteri UMKM Maman Abdurrahman klarifikasi ke KPK soal polemik perjalanan istri ke Eropa, jamin tak ada uang negara terpakai. Transparan dan tegas!

Sulawesitoday - Apakah benar perjalanan istri Menteri UMKM Maman Abdurrahman ke Eropa didanai uang rakyat? Sang Menteri tak buang waktu, langsung mendatangi markas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna meluruskan. Ia memastikan, sepeser pun dana negara tak terpakai.

Polemik ini bermula dari riuhnya warganet yang mempermasalahkan dugaan surat edaran berlogo Kementerian UMKM. Surat tersebut, bak angin lalu, santer beredar di media sosial.

Konon, isinya mencantumkan nama istri Maman, Agustina Hastarini, untuk mengikuti 'Misi Budaya' yang menelusuri kota-kota glamor seperti Istanbul, Amsterdam, Brussels, hingga Milan.

Tak ingin api polemik membesar, Maman Abdurrahman sigap mengambil langkah. Ia memilih jalur resmi, datang langsung ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta pada Jumat, 4 Juli 2025. Di sana, Maman berhadapan dengan Deputi Informasi dan Data KPK, Eko Marjono.

"Saya sampaikan satu rupiah pun tidak ada dari uang negara, satu rupiah pun tidak ada uang dari pihak lainnya," tegas Maman, nadanya mantap, usai pertemuan.

Kehadirannya di lembaga anti-rasuah itu, lanjut Maman, bukanlah paksaan, melainkan bentuk itikad baik dan komitmen transparansi sebagai pejabat publik.

Ia bahkan menyerahkan segudang dokumen sebagai bukti, merinci betul asal-usul kocek yang membiayai perjalanan sang istri.

Maman menjelaskan, respons ini diberikan atas beredarnya surat berkop Kementerian UMKM tertanggal 30 Juni hingga 14 Juli 2025. Surat itu, seolah meminta restu, dikirim ke sejumlah Kedutaan Besar RI di Eropa—termasuk Sofia, Brussel, Paris, Bern, Roma, dan Den Haag—serta KJRI di Istanbul.

Seluruh ongkos perjalanan, termasuk biaya pemesanan hotel, diakui Maman adalah tanggunan pribadi. Bahkan, ia menekankan, pembayaran sudah lunas sejak Mei 2025.

Sejak awal, katanya, tak ada niat sedikit pun untuk 'nebeng' fasilitas negara apalagi pihak mana pun untuk kepentingan pribadi.

"Artinya, tidak ada sedikit pun niat kami dari awal menggunakan fasilitas-fasilitas siapa pun. Itu dulu ya, jadi saya mohon kepada teman-teman karena ini sudah menyangkut harga diri saya," ucapnya, sedikit emosi.

Baca Juga: MUI Resmi Nyatakan Domino Halal Tanpa Unsur Perjudian

Klarifikasi ini, menurut Maman, adalah langkah krusial untuk menjaga integritas dirinya dan kementerian yang ia pimpin.

Harapannya, penjelasan ini dapat menghentikan riaknya polemik dan memberikan kepastian kepada khalayak ramai.

Halaman:

Editor: Aswadin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini