• Kamis, 4 Juni 2026

Prabowo Pulang dengan Hadiah Rp190 Triliun, Kanada Buka Pintu Lebar-lebar untuk Indonesia

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Kamis, 25 September 2025 | 20:10 WIB
Prabowo sukses meraih kesepakatan ICA-CEPA senilai Rp190 triliun dari Kanada. Ekspor RI berpotensi melesat ke USD 11,8 miliar pada 2030
Prabowo sukses meraih kesepakatan ICA-CEPA senilai Rp190 triliun dari Kanada. Ekspor RI berpotensi melesat ke USD 11,8 miliar pada 2030

Sulawesitoday - Angka Rp190 triliun bukan main-main. Itulah nilai kesepakatan yang berhasil dikantongi Presiden Prabowo Subianto dari kunjungan bersejarah ke Kanada. Setelah 25 tahun Indonesia absen dari Ottawa, langkah pertama Prabowo langsung membuahkan hasil spektakuler.

Pertemuan dengan Perdana Menteri Mark Carney di Parliament Hill bukan sekadar basa-basi diplomatik. Dua pemimpin itu duduk satu meja. Mereka bicara bisnis besar. Hasilnya? Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA) resmi ditandatangani.

  • Apa Dampak ICA-CEPA bagi Indonesia?

Kesepakatan ini bagaikan membuka bendungan perdagangan. Lebih dari 90 persen tarif ekspor Indonesia ke Kanada akan dihapus. Produk tekstil, makanan olahan, hingga komoditas strategis mendapat jalan tol menuju pasar Kanada.

Kementerian Perdagangan memproyeksikan lonjakan fantastis. Nilai ekspor Indonesia berpotensi melesat ke USD 11,8 miliar pada 2030. Angka yang cukup untuk membuat mata berbinar. Tapi apakah proyeksi ini realistis? Hanya waktu yang bisa menjawab.

Yang pasti, ribuan lapangan kerja baru akan tercipta. Investasi asing juga diprediksi mengalir deras. Namun, tantangan implementasi tentu tidak boleh diabaikan.

  • Mengapa Kerjasama Pertahanan Jadi Prioritas?

Prabowo tidak hanya membawa pulang perjanjian dagang. Nota kesepahaman pertahanan turut diteken. Kanada berkomitmen memperluas kerjasama militer dengan Indonesia.

Program pelatihan akan diperkuat. Dialog rutin antara kedua negara akan diintensifkan. Bahkan peluang industri pertahanan bersama mulai dijajaki. Prabowo dengan tegas menyatakan niatnya mengirim lebih banyak perwira muda Indonesia belajar ke Kanada.

Langkah ini strategis. Indonesia butuh mitra yang dapat diandalkan di tengah dinamika geopolitik regional. Kanada, dengan teknologi pertahanan canggih, menjadi pilihan tepat.

  • Bagaimana Posisi Indonesia dalam Isu Global?

Pertemuan Ottawa tidak hanya soal kepentingan bilateral. Kedua pemimpin juga membahas isu internasional yang sensitif. Indonesia dan Kanada menyuarakan dukungan terhadap solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina.

Seruan penghentian kekerasan di Gaza juga disampaikan bersama. Sikap ini menunjukkan posisi Indonesia yang konsisten dalam memperjuangkan perdamaian dunia. Kanada pun memberikan dukungan terhadap target net-zero emission Indonesia pada 2060.

Diplomasi multilateral semacam ini memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang bertanggung jawab dalam percaturan global.

  • Apakah Ini Momentum Kebangkitan Diplomasi Indonesia?

Kunjungan Prabowo ke Kanada mungkin terlihat biasa. Tapi konteksnya luar biasa. Selama 25 tahun, tidak ada pemimpin Indonesia yang menginjakkan kaki di Ottawa. Vakum diplomatic yang cukup panjang.

Kehadiran Prabowo memecah kebekuan itu. Ia tidak datang dengan tangan kosong. Strategi diplomasi ekonomi yang diusung membuahkan hasil konkret. Kesepakatan senilai Rp190 triliun adalah bukti nyata.

Indonesia kini menunjukkan diri sebagai mitra sejajar. Bukan lagi negara yang hanya menerima bantuan. Melainkan kekuatan ekonomi yang diperhitungkan. Posisi ini perlu dijaga dan dikembangkan lebih lanjut.

Halaman:

Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini