Sulawesitoday - Jalur layang Elevated Road Teluk Palu di Jalan Cumi Cumi memakan korban jiwa pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026.
Kecelakaan maut yang melibatkan bus dan sepeda motor ini menjadi insiden fatal pertama sejak jalur ikonik itu dibuka untuk umum.
Satu orang pengendara motor dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat benturan keras. Polisi bersama warga sekitar langsung bergerak cepat mengevakuasi korban dan mengamankan arus lalu lintas.
Baca Juga: Berebut 19 Kursi Kepala Dinas Parigi Moutong, Bupati Erwin Burase Garansi Bebas Setoran
Aparat penegak hukum masih melakukan penyelidikan mendalam di tempat kejadian perkara. Polisi perlu waktu untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti tabrakan dua kendaraan ini.
Tragedi berdarah ini langsung memicu respons berantai dari netizen di jagat maya setelah siaran langsungnya viral.
Warganet ramai menyampaikan duka cita mendalam karena korban merupakan seorang kepala rumah tangga.
"Kasihan, anaknya masih kecil," tulis seorang netizen, Lice Hendrik, di kolom komentar.
Netizen lain juga saling mengingatkan para pengendara untuk tidak memacu kendaraan terlalu kencang di jalur baru ini. Mereka meminta pengendara lebih waspada dan selalu mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.
Baca Juga: Polisi Tembak Mati Pencuri Motor yang Tewaskan Bripka Arya Supena
"Biar lambat asal selamat," tulis Fitriani Mill’s mengingatkan sesama pengguna jalan.
Kini warga Palu berharap pemerintah segera mengevaluasi kelengkapan rambu di sepanjang jalan layang pantai ini.
Kesadaran bersama dan saling menjaga jarak aman menjadi kunci agar tragedi serupa tidak terulang lagi.
Artikel Terkait
Heroik! Warga Barakati Gorontalo Jebol Sumbatan Kayu Demi Selamatkan Desa dari Kepungan Banjir Bandang
Gus Ipul Copot Dua Pejabat Kemensos Buntut Skandal Sepatu SR Mahal, Evaluasi Total Pengadaan Barang!
Polisi Tembak Mati Pencuri Motor yang Tewaskan Bripka Arya Supena
Propam Polda Sulteng Janji Tindaklanjuti Dugaan Praktik Monopoli BBM dan Beking Tambang Ilegal di Parigi Moutong
Berebut 19 Kursi Kepala Dinas Parigi Moutong, Bupati Erwin Burase Garansi Bebas Setoran