Sulawesitoday - Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengambil langkah drastis dengan menonaktifkan dua pejabat penting di kementeriannya. Keputusan ini meledak setelah pengadaan sepatu Sekolah Rakyat seharga Rp799 ribu per pasang menuai kecaman luas.
Langkah tegas ini menyasar Kepala Bagian Layanan Pengadaan serta Kepala Subbagian Perlengkapan. Gus Ipul ingin memastikan investigasi dugaan penyelewengan berjalan tanpa hambatan.
Tim khusus pimpinan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono sudah bekerja ekstra. Mereka melakukan klarifikasi mendalam selama satu minggu penuh terhadap proyek tahun 2025 itu.
Dua pejabat tersebut kini harus melepas jabatan mereka untuk sementara waktu. "Saya membebastugaskan sementara dari jabatannya," ujar pria yang akrab disapa Gus Ipul.
Pembersihan ini merupakan bagian dari evaluasi besar-besaran tata kelola internal. Gus Ipul bertekad memperbaiki sistem pengadaan barang agar lebih transparan pada masa depan.
Kritik pedas masyarakat di media sosial rupanya didengar dengan serius. Kemensos langsung berkoordinasi dengan lembaga penegak hukum untuk mengawal kasus ini.
Konsultasi informal sudah dilakukan bersama KPK, Kejaksaan, hingga pihak Kepolisian. "Supaya kami bisa melakukan pengadaan barang dan jasa yang bersih," tegas Gus Ipul.
Baca Juga: Afgan Istighfar, Aksi Ibu-ibu Lempar Mikrofon Bikin Heboh Mini Konser Grand Indonesia
Aturan main di kementerian sebenarnya sudah membagi wewenang secara jelas. Posisi Kuasa Pengguna Anggaran berada di tangan Kepala Biro Umum.
Tanggung jawab pelaksanaan teknis berada pada Pejabat Pembuat Komitmen yang telah ditunjuk. Semua proses administrasi sedang dibongkar untuk melihat titik kebocoran anggaran.
Sekretaris Jenderal Robben Rico mendapat tugas khusus melakukan rasionalisasi anggaran secepatnya. Sementara itu, Plt Inspektur Jenderal Dody Sukmono terus memimpin pendalaman investigasi.
Audit menyeluruh sedang menyisir setiap sudut kantor kementerian di Salemba. Publik kini menunggu siapa lagi yang akan terseret dalam pusaran sepatu mahal ini.
Artikel Terkait
Sengketa Lahan Bisa Jegal Usulan Revitalisasi Ratusan Sekolah di Parigi Moutong
Gimba dan Ritual Meaju Resmi Milik Sulteng, Kemenkum Terbitkan Sertifikat Budaya
Mahasiswi Makassar Disekap di Kontrakan Usai Cari Kerja di Medsos
Afgan Istighfar, Aksi Ibu-ibu Lempar Mikrofon Bikin Heboh Mini Konser Grand Indonesia
Heroik! Warga Barakati Gorontalo Jebol Sumbatan Kayu Demi Selamatkan Desa dari Kepungan Banjir Bandang