• Rabu, 26 Agustus 2026

Pemda Parigi Moutong Tetapkan Tanggap Darurat Banjir Bandang Avolua 14 Hari

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:21 WIB
Pemda Parigi Moutong menetapkan status tanggap darurat bencana banjir bandang di Desa Avolua pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Pemda Parigi Moutong menetapkan status tanggap darurat bencana banjir bandang di Desa Avolua pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Jalur Trans Sulawesi di Desa Avolua kini kembali terbuka setelah sapuan banjir bandang lumpur melumpuhkan akses vital ini.

"Status tanggap darurat berlangsung 14 hari ke depan," kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Parigi Moutong Moh Rivai pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Penetapan status darurat ini berlaku hingga 8 September 2026. Pemerintah daerah memprioritaskan pembersihan lumpur pemukiman serta normalisasi aliran sungai.

Pembersihan material kayu gelondongan di pemukiman membutuhkan waktu relatif lama. Material yang terbawa arus sungai menumpuk di pemukiman warga dan menimbun badan jalan utama.

Sebanyak 200 personel gabungan TNI dan Polri diterjunkan ke lokasi bencana. Petugas bahu membahu membersihkan endapan lumpur pekat yang menutup jalan raya.

Baca Juga: Pembersihan Lumpur Banjir Bandang Desa Avolua Digenjot, TAGANA Parigi Moutong Targetkan Dua Hari

"Penanganan tanggap darurat tentunya melibatkan lintas sektor melalui kerja kolaborasi," ujar Moh Rivai di tengah proses pembersihan jalan.

Jalan nasional sepanjang 500 meter sempat tertutup sedimentasi tebal. Badan jalan licin akibat sisa lumpur sehingga pengendara diminta tetap waspada.

Alat berat dikerahkan ke lokasi untuk memindahkan kayu gelondongan raksasa. Petugas mengimbau para pengguna jalan mengurangi kecepatan demi keselamatan bersama.

Hujan lebat memicu banjir bandang pada Rabu dini hari. Air sungai meluap membawa kayu gelondongan serta menghantam puluhan rumah warga.

Sebanyak 12 rumah mengalami kerusakan berat akibat diterjang banjir. Selain itu, 50 rumah terendam lumpur dan satu unit pabrik durian terdampak.

"Tentunya di masa tanggap darurat layanan kebutuhan dasar masyarakat kami utamakan," kata Moh Rivai memungkas keterangannya.

Pemulihan fasilitas publik terus berjalan lancar. Tim gabungan menjamin distribusi bantuan makanan untuk korban banjir menyasar seluruh pemukiman.

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini