Sekda Parimo Monev proyek DAK di sejumlah SD
Sekretaris Daerah Parigi Moutong (Parimo), Zulfinasran lakukan Monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap Proyek Dana Alokasi Dana Khusus (DAK) di sejumlah Sekolah Dasar (SD), belum lama ini.
Zulfinasran mengatakan, kegiatan Monev bertujuan untuk memastikan bahwa penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, efektif, dan efisien dalam aspek operasional dan administrasi.
“Untuk Proyek DAK Sekolah yang dilaksanakan kali ini dilakukan dengan sistem swakelola,” katanya.
Menurut Zulfinasran, sistem ini memiliki keunggulan dalam perencanaan. Sebab, lebih efektif dan estimasi anggaran yang lebih murah dibandingkan dengan sistem kontraktual proyek. Selain itu, melalui pemberdayaan Masyarakat lokal dan penggunaan material lokal, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Wilayah setempat.
Mantan Kadis PUPRP Parigi Moutong itu yang memiliki pemahaman mendalam tentang spesifikasi bangunan dan konstruksi, khususnya dalam konteks daerah rawan gempa, sehingga Zulfinasran mengingatkan para pekerja untuk berhati-hati dalam menghitung desain dan ketahanan bangunan.
Selain itu, Zulfinasran menekankan pentingnya memanfaatkan sisa material dari bongkaran bangunan lama untuk keperluan lainnya. Sebab, sisa material dapat menjadi langkah yang efisien untuk mengoptimalkan pembangunan selasar sekolah sebagai mobilitas siswa.
“Kondisi fisik bangunan sekolah di banyak tempat, khususnya yang dibangun antara tahun 1970 hingga 1980, seringkali tergolong tua dan memerlukan perbaikan serta pembangunan baru,” turutnya.
Di sela Monev-nya, Sekda Zulfinasran turut menegaskan, untuk penyelesaian kontrak proyek harus berakhir pada bulan Desember. Sehingga, sekolah dapat segera digunakan untuk memastikan kelancaran proses belajar mengajar.
“Pekerjaan harus selesai Desember, supaya proses Belajar mengajar tidak terganggu,” tegasnya.***